Laporan Arie Puji Waluyo
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Setelah sekian lama memilih bungkam, presenter kondang Ruben Onsu akhirnya memecah keheningan guna meluruskan tudingan-tudingan yang diarahkan kepada dirinya oleh sang mantan istri, Sarwendah Tan.
Tensi ketegangan antara keduanya meninggi setelah Sarwendah mengeluhkan masalah biaya perawatan anak.
Mantan personel Cherrybelle tersebut mengklaim bahwa dirinya harus menanggung sendiri seluruh keperluan buah hati mereka lantaran Ruben diduga absen memberikan nafkah selama enam bulan belakangan.
Baca juga: Hubungan Memanas, Sarwendah Lelah Diusik Debt Collector Akibat Tunggakan Mobil Ruben Onsu
Menanggapi hal itu, Ruben tidak secara gamblang membenarkan ataupun membantah. Namun, ia menyayangkan mengapa jerih payahnya selama bertahun-tahun seolah dilupakan begitu saja.
"Jadi kalau dibahas tentang nafkah ini, kalau baru cari nafkah 6 bulan... Kemarin-kemarin ketika jadi keringat, jerih payah, keringat saya, capek pun ke mana?" kata Ruben Onsu dalam wawancara melalui video call, Minggu (31/5/2026).
Lebih lanjut, kakak kandung Jordi Onsu ini merasa tidak adil jika kontribusinya selama ini hanya diukur dari waktu yang singkat.
"Hanya dinilai dari 6 bulan terakhir gitu? Lari ke mana semuanya selama ini? Gitu," ucap pria berusia 42 tahun tersebut.
Bahkan, Ruben melontarkan pernyataan tegas jika sang mantan istri merasa keberatan atau keteteran dalam mengasuh buah hati mereka sendirian.
"Ya sudah, kalau tidak sanggup, serahkan anak-anak ke saya, saya yang membesarkan!" tegas Ruben Onsu.
Di sisi lain, Sarwendah sempat membantah tuduhan bahwa dirinya sengaja menghalangi Ruben untuk bertemu anak.
Wenda berdalih, mandeknya pertemuan itu dikarenakan sulitnya komunikasi langsung, di mana ia selalu diarahkan untuk menghubungi kuasa hukum Ruben jika ada keperluan.
Terkait prosedur komunikasi yang kaku tersebut, Ruben membenarkan bahwa hal itu adalah keputusannya demi kebaikan bersama.
"Kenapa harus lewat pengacara? Karena komunikasi secara langsung itu ujung-ujungnya tidak baik. Akhirnya masih terus saling menyakitkan," kata Ruben Onsu.
"Kalau seandainya mudah, tidak mungkin saya minta bantuan ke pengacara gitu," tambahnya.
Tahan Rindu ke Buah Hati
Ruben tak menampik fakta bahwa dirinya didera rasa rindu yang luar biasa berat karena sudah enam bulan tidak bertatap muka dengan anak-anaknya. Padahal, berdasarkan ketetapan pengadilan, hak asuh anak dibagi secara adil.
"Tapi kan ini saya cuma minta, kan berdasarkan pengadilan itu kan empat hari dengan ibunya dan tiga hari sama saya, ya gitu," ucapnya.
Demi mengobati ruang rindu yang menggebu dan menjaga profesionalitasnya saat bekerja di layar kaca, Ruben memilih sebuah cara menyentuh dengan rutin mendatangi panti asuhan setiap pagi sebelum syuting.
"Mengobati rasa rindu pastinya saya tidak jadi melow. Saya hanya datang ke panti asuhan anak, itu bisa dicek, ada beberapa panti asuhan yang saya datangi. Saya pengen ada suasana anak-anak gitu," jelasnya.
"Jadinya saya datang ke sana langsung, saya lumayan tenang gitu," sambungnya.
Aktivitas ini kini menjadi katarsis harian bagi Ruben agar mentalnya tetap terjaga dan selalu bersemangat dalam mencari nafkah.
"Itu saya lakukan sebelum saya pergi live di siang hari. Paginya saya mampir dulu ke panti, saya bertemu dan bermain bersama anak-anak. Setelah itu saya langsung pergi live," jelasnya.
"Karena saya tidak mau suasana sedih terus saya bawa di acara yang sedang saya lakukan di live," ungkapnya.
Ruben mengaku lelah dengan drama yang terus bergulir selama dua tahun terakhir. Ia kini memilih berserah diri dan mempercayakan kelanjutan masalah ini kepada pihak kuasa hukumnya, Minola Sebayang, berdasarkan data yang valid.
"Dua tahun terakhir memang saya lebih banyak diam. Saya pikir ini akan usai, tapi ternyata kayaknya menjadi bola liar terus untuk berbagai pihak," ujar Ruben Onsu.
"Makanya saya minta pengacara saya bicara sesuai data biar jelas," sambungnya.
"Ya, saya cuma bilang ini Masya Allah banget nih. Jadi saya cuma bisa menjelaskan dari yang saya tahu, tidak mau dilebihkan tidak mau dikurangkan gitu. Selebihnya diserahkan sama Allah," pungkas Ruben.