TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Dampak getaran akibat ledakan LPG 3 kilogram di RT 05/RW 11, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur terasa hingga radius sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
Pemilik rumah terdampak ledakan, Agus Setiawan (42) mengatakan radius dampak ledakan tersebut berdasarkan keterangan warga sekitar yang tembok hingga lampu rumahnya turut bergetar saat kejadian.
Bahkan dampak getaran dan suara ledakan LPG 3 kilogram tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV di lingkungan permukiman warga RW 11, Kelurahan Kalisari.
"Tembok pada bergetar. Jarak 200 meter itu masih bergetar, karena lampu rumah warga yang model gantung saja sampai jatuh, pecah," kata Agus di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (1/6/2026).
Dia mencontohkan dampak ledakan yang masif bahkan mengakibatkan pagar besi rumah korban terhempas begitu saja hingga menghantam bagian depan rumahnya.
Kemudian sejumlah tembok rumah warga juga mengalami keretakan, plafon ambruk, dan atap yang terpental hingga radius beberapa puluh meter akibat dampak ledakan LPG 3 kilogram.
Setidaknya terdapat lima rumah warga yang mengalami kerusakan dalam kategori berat, bahkan dua kepala keluarga (KK) terdiri dari enam jiwa kini terpaksa mengungsi akibat rumahnya rusak.
"Keluarga saya sekarang mengungsi. Saya sendiri jujur sekarang masih trauma. Karena dampaknya besar, kalau suara dentuman saja itu sampai terdengar radius 3 kilometer," ujarnya.
Agus menuturkan berdasarkan dugaan sementara ledakan diduga terjadi akibat kebocoran LPG kilogram yang terakumulasi di lantai satu rumah, lalu terpantik api dari kompor.
Pasalnya beberapa saat sebelum kejadian Agus mendengar bahwa pemilik rumah berupaya menyalakan kompor hingga beberapa kali, karena api tidak langsung terpantik saat dinyalakan.
Menurut warga di rumah korban memang terdapat sejumlah tabung gas karena pemilik rumah membuka usaha warung, sehingga selain LPG untuk memasak terdapat gas melon dagangan.
Sebelumnya ledakan LPG 3 kilogram di RT 05/RW 11, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar, Minggu (31/5/2026).
Akibatnya ketiga korban yakni pasangan suami istri Wawan Tisnawati (37), Evi Septiani (33), dan anak laki-lakinya berinisial MA (13) yang berada di lokasi seketika terdampak ledakan.