Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko menyoroti masih maraknya kasus klitih dan kekerasan seksual yang terjadi di masyarakat.
Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 dinilai harus menjadi pengingat agar nilai-nilai dasar negara benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.
Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila harus diwujudkan dalam perilaku masyarakat maupun penyelenggara negara.
"Hari lahir Pancasila untuk peringatan tahun ini kami berharap menjadi momentum yang baik untuk kita mengingat, bahwa Pancasila ini menjadi dasar negara kita," katanya usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Senin (1/6/2026).
Baca juga: DPRD Klaten Soroti LKPJ Bupati 2025, Dorong Peningkatan Layanan Pendidikan Bagi Disabilitas
"Tidak hanya dilafalkan, namun bagaimana ini bisa diimplementasikan di kehidupan kita sehari-hari," imbuhnya.
Edy menilai nilai Pancasila yang tak diimplementasikan secara menyeluruh menjadi semakin relevan ketika berbagai persoalan sosial masih terjadi di tengah masyarakat.
"Karena kami juga melihat adanya banyak kasus, baik itu anak muda terkait klitih, selain itu nyuwun ngapunten ada juga terkait banyak ayah tega melakukan kekerasan seksual dan lain-lain seperti kasus yang dipaparkan Bu Ketua Pengadilan Agama maupun Pak Kapolres, saya sangat prihatin," paparnya.
Ia menyebut kasus-kasus tersebut menunjukkan masih perlunya penguatan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut dia, Pancasila bukan hanya simbol kebangsaan, tetapi juga pedoman moral yang dapat menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Baca juga: Dana Pilkada 2030 Disorot, DPRD Klaten Bahas 2 Raperda Penting, Golkar-Gerindra Beri Catatan Penting
Tema Hari Lahir Pancasila tahun ini, yakni Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia, dinilai menjadi pengingat bahwa persatuan dan penghormatan terhadap sesama harus terus dijaga.
Edy berharap seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan 1 Juni sebagai momentum refleksi bersama untuk memperbaiki kualitas kehidupan sosial di daerah.
"Ini momentum yang baik. Peringatan Hari Lahirnya Pancasila ini menghadirkan sejarah dan filosofi yang baik untuk kita amalkan bersama-sama," katanya.
"1 Juni ini menjadi momentum yang harus kita peringati bersama-sama khususnya pejabat di Kabupaten Klaten untuk mengamalkan Pancasila dengan baik," pungkasnya.
(*)