HSL Kudus 2026 Rampung, Wadah Kompetisi Berjenjang untuk Tapaki Karier Profesional
Putri Annisa Maharani June 02, 2026 01:33 AM

HSL
Samba Persada Women berhasil mengukuhkan dominasinya atas Putri Batang dengan perolehan skor 1-0.

BOLASPORT.COM - Pekan terakhir HYDROPLUS Soccer League (HSL) Kudus 2025-2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena Rendeng, Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu (31/5/2026), berlangsung sengit.

Dalam liga sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan HYDROPLUS ini, Putri Surakarta berhasil mengamankan tiket menuju putaran nasional untuk kategori U-15 bersama sang pemuncak klasemen Scorpion FC, setelah berhasil menjadi runner-up.

Sedangkan di U-18, Samba Persada Women menyabet gelar juara usai menaklukkan Putri Batang dan mengoleksi total 34 poin di akhir kompetisi.

HYDROPLUS Soccer League menjadi salah satu langkah nyata Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam memperluas ruang kompetisi bagi pesepak bola putri usia muda agar semakin terasah melalui pengalaman bertanding yang berkesinambungan.

Kehadiran kompetisi ini melengkapi pembinaan ekosistem sepak bola putri yang telah dimulai sejak usia dini melalui MilkLife Soccer Challenge (MLSC) untuk kelompok usia U-8, KU 10, dan KU 12, sehingga terbentuk jalur pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan hingga ke level profesional.

Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatakan HYDROPLUS Soccer League menjadi salah satu liga sepak bola putri belia yang kompetitif dengan format kompetisi penuh di Indonesia.

Dengan penyelenggaraan di empat regional yakni Jakarta, Bandung, Kudus dan Surabaya diharapkan mampu mengakomodir talenta-talenta yang muncul untuk menapaki karir secara berjenjang.

“HYDROPLUS Soccer League kami buat sebagai wadah untuk melanjutkan apa yang sudah kami lakukan di MLSC," ucap Teddy.

"Ini merupakan jenjang pembinaan yang sangat penting supaya terus berkesinambungan sehingga bakat adik-adik kita bisa tersalurkan."

"Nantinya para juara dan runner-up dari empat regional akan bersaing di putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars dengan atmosfer yang sangat kompetitif dan menarik."

Tak hanya bersaing memperebutkan gelar juara di putaran nasional, HYDROPLUS Soccer League All-Stars juga menjadi ajang penting pencarian bakat untuk mengisi posisi Tim Nasional Indonesia U-16 yang akan berlaga membawa nama bangsa di panggung Internasional.

“Konsep All-Stars baru pertama kali dilakukan di Indonesia dengan format full liga double round robin, dimana akan mempertemukan 8 tim dari empat regional," kata Teddy.

"Nantinya akan ada tim talent scouting yang menjaring para peserta All-Stars berbakat untuk memperkuat timnas Indonesia."

"Mereka dipersiapkan untuk bertanding di ajang Srikandi Merdeka Cup yang akan berlangsung pada bulan Agustus nanti di Supersoccer Arena Kudus."

"Selamat berlatih menjelang putaran nasional, karena ini menjadi momen yang sangat penting."

Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton yang turut menyaksikan langsung pekan terakhir HYDROPLUS Soccer League Kudus 2025 - 2026 di SuperSoccer Arena mengapresiasi proses pembinaan sepak bola putri dari level usia dini yang dimulai di Kabupaten Kudus sejak tiga tahun lalu.

Menurutnya, tak hanya memunculkan talenta pesepakbola putri potensial, melainkan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kudus.

“Terima kasih kepada Djarum Foundation yang telah memberikan wadah positif pada adik-adik kita untuk menyalurkan bakatnya."

"Kedepannya akan ada beberapa event tingkat nasional di Kudus yang pasti lebih seru."

"Alhamdulilah dengan adanya event seperti ini tentu memberikan multiplier effect yang positif bagi masyarakat Kabupaten Kudus seperti bergeraknya UMKM hingga akomodasi."

"Harapan saya, semoga kompetisi ini dapat terus mencetak atlet berkualitas yang akan membanggakan Kabupaten Kudus, mengikuti jejak 2 atlet dari Kudus yang berangkat TC timnas di Perancis kemarin, yaitu Della Citra Ayu Anggraini dan Asyifa Sholawa Farizqi,” kata Bellinda.

Plt. Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Kudus Taufan Hapsoro Putro  mengatakan Kudus patut berbangga ikut ambil bagian dalam proses pembinaan ekosistem sepak bola putri dari usia dini.

Ia berharap agar para atlet yang telah berlaga di Kudus dapat terbang lebih tinggi dengan menapaki kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan hingga mencapai level profesional.

“Kami, keluarga besar PSSI Kabupaten Kudus, sangat berterima kasih kepada Djarum Foundation dan HYDROPLUS, karena mungkin sampai sekarang belum ada pihak yang bisa menyelenggarakan liga sepak bola putri seperti HYDROPLUS Soccer League," kata Taufan.

"Kudus patut berbangga dan merasa beruntung karena menjadi salah satu dari 4 regional yang ada."

"Semoga atlet dari Kudus yang juga berangkat dari pembinaan level usia dini di MLSC, dapat berbicara di tingkat yang lebih tinggi karena lahir dan bermulanya dari Kudus,” tutup Taufan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.