Senne Lammens, Transfer Terbaik Seantero Inggris 2025/2026, Nyaris Disingkirkan Manchester United
Drajat Sugiri June 02, 2026 06:30 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Manchester United dan beberapa pemainnya belum berhenti mendapatkan penghargaan seiring berakhirnya Liga Inggris 2025/2026.

Ada sebuah penghargaan terbaru yang didapatkan salah satu pemain anyar Manchester United, Senne Lammens.

Kiper Manchester United itu diganjar sebagai pembelian paling jitu atau Transfer Terbaik Musim Ini selama musim 2025/2026.

Pihak Liga Inggris mengumumkan langsung soal kemenangan Lammens tersebut.

Manchester United, selaku tim yang menaunginya, juga ikut merayakan kemenangan Lammens ini.

Baca juga: Ederson OTW ke Manchester United, Negosiasi Masuk Tahap Akhir, Rekrutan Perdana Era Carrick

"Dampak maksimal, risiko minimal," kata MU dalam unggahan di akun media sosialnya.

"Senne Lammens memenangkan penghargaan Transfer Terbaik Musim ini untuk penampilan luar biasanya di musim pertamanya bagi United," sambungnya.

Kemenangan Lammens ini memiliki bahan pendukung yang cukup solid.

Menurut catatan Squawka, Lammens memiliki catatan penyelamatan terbaik di antara kiper-kiper Liga Inggris berdasarkan kualitas tembakan yang dihadapi.

Ia mencegah 6,5 gol bersarang ke gawang Manchester United lewat penampilannya yang luar biasa.

Selama semusim lalu, Lammens tampil di 32 pertandingan Liga Inggris dengan mencatatkan 8 clean sheet.

MENINJU BOLA - Aksi kiper Manchester United, Senne Lammens meninju bola dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United vs Everton. Kini performa ciamik Lammens membuat Setan Merah bakal melepas empat kiper di musim panas mendatang.
MENINJU BOLA - Aksi kiper Manchester United, Senne Lammens meninju bola dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United vs Everton. Kini performa ciamik Lammens membuat Setan Merah bakal melepas empat kiper di musim panas mendatang. (Instagram @senne_lammens)

Bahkan Lammens hampir memecahkan rekor jumlah penyelamatan terbanyak dalam satu musim Liga Inggris.

Ia mengakhiri musim 2025/2026 dengan mencatatkan 165 kali penyelamatan, hanya kurang satu saja untuk menyamai rekor dari Sam Johnstone yang pernah mencatatkan 166 penyelamatan di musim 2020/2021.

Terlepas dari performa dan keputusan brilian dari Manchester United untuk mendatangkannya, Senne Lammens sebenarnya nyaris tersisih dari radar Setan Merah.

Drama Deadline

Posisi penjaga gawang menjadi sektor yang paling akhir diurus Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu.

Para petinggi Setan Merah bimbang apakah akan mendatangkan kiper baru setelah rampung menyelesaikan revolusi di sektor depan dengan masuknya Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, dan Matheus Cunha.

Akhirnya, mereka memutuskan memang harus ada penjaga gawang baru lantaran Setan Merah sama sekali tak punya kiper yang bisa diandalkan.

Saat itu, ada dua kiper yang masuk perhitungan klub, Emi Martinez dan Senne Lammens.

Namun para petinggi dan Ruben Amorim, yang saat itu masih menjadi pelatih MU, menghendaki Emi Martinez saja yang didatangkan.

Emi Martinez dipandang sebagai pembelian tak berisiko lantaran sudah berpengalaman berkompetisi di Liga Inggris bersama Aston Villa dan Arsenal.

Selain itu Emi juga sudah membuktikan keahliannya mengantar Argentina menjadi juara dunia pada 2022 lalu.

Namun, suara bulat itu tak langsung membuat Emi Martinez diproses sebagai kiper baru.

Ada pertimbangan dari Ketua Pemantau Bakat Kiper Manchester United, Tony Cotton.

Cotton terus ngotot kepada Jason Wilcox agar MU mendatangkan Senne Lammens saja.

Ia yakin Lammens akan memiliki masa depan cerah dan menjadi kiper utama yang tangguh bagi klub.

Pernyataan Cotton itu sangat berisiko lantaran Lammens belum lama mencicip kompetisi tertinggi Liga Belgia.

Ia baru semusim diangkat sebagai kiper utama Royal Antwerp.

Namun hal itu tak membuat Cotton menyerah. Ia ingin klub melirik Lammens daripada Emi Martinez.

"Tony Cotton sudah merekomendasikan Senne kepada saya sejak sekitar satu tahun lalu, dan dia terus membicarakannya," kata Wilcox dalam sebuah wawancara dengan MUTV.

"Dia sangat yakin bahwa pemain ini akan menjadi salah satu rekrutan terbaik bagi kami," paparnya.

Pada akhirnya, para petinggi klub kompak mengarahkan radar ke Belgia.

Mereka langsung memberikan uang 18 juta Euro plus 3 juta Euro dalam bentuk add ons kepada Royal Antwerp.

Tak perlu waktu lama bagi Royal Antwerp dan Lammens menyepakati nominal dan kontrak yang disodorkan.

Manchester United tak mau Lammens berlama-lama menunggu proses ini.

Klub mengirim sebuah jet pribadi untuk menjemput Lammens dari Belgia untuk tanda tangan kontrak di Carrington.

Pada akhirnya, pilihan Manchester United kepada Senne Lammens dibayar dengan performa luar biasa.

Ia menjadi bagian penting yang memperbaiki posisi klub dari peringkat 15 di musim sebelumnya, menjadi ke peringkat ketiga dan lolos ke Liga Champions.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.