TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Timnas Indonesia U-19 mengawali kiprahnya di ASEAN U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026 dengan hasil positif.
Garuda Muda berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga perdana Grup A yang berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Senin (1/6/2026).
Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak Arkhan Kaka pada babak pertama serta dua gol tambahan dari Dimas Wicaksono di babak kedua.
Meski meraih kemenangan dengan selisih tiga gol, pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto mengaku belum sepenuhnya puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurutnya, performa yang ditunjukkan para pemain masih jauh dari apa yang diharapkannya selama masa persiapan.
Nova mengaku sejak awal telah memperkirakan laga pembuka tidak akan berjalan mudah.
Faktor tekanan dan minimnya pengalaman bermain di level internasional menjadi salah satu penyebab para pemain belum mampu menampilkan kemampuan terbaiknya.
"Pastinya kita sangat bersyukur dengan hasil ini karena dari awal saya sudah sampaikan bahwa pertandingan pertama tidak akan mudah bagi kami. Sekali lagi kami sangat bersyukur dengan hasil ini," ujar Nova usai pertandingan.
Namun demikian, mantan bek Timnas Indonesia itu menilai kualitas permainan Garuda Muda masih belum sesuai ekspektasi tim pelatih.
"Saya jujur kalau melihat isi pertandingan tadi masih jauh dari apa yang saya harapkan. Tetapi saya sangat memahami kondisi itu karena ini menjadi pertandingan internasional pertama bagi mereka. Ada sedikit rasa gugup dan hilangnya kepercayaan diri yang saya lihat masih terjadi," katanya.
Nova menjelaskan, selama pemusatan latihan para pemain sebenarnya mampu menjalankan berbagai instruksi dengan baik. Akan tetapi, saat pertandingan berlangsung, sejumlah aspek yang telah diasah dalam latihan belum dapat diterapkan secara maksimal.
Karena itu, ia menilai pertandingan melawan Myanmar menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda Indonesia untuk terus berkembang.
"Saya harap pemain bisa banyak belajar dari pertandingan ini. Ke depan target kami adalah bisa lolos ke Piala Asia. AFF ini menjadi bagian penting dari persiapan menuju target tersebut," ujarnya.
Pelatih berusia 46 tahun itu juga mengungkapkan masih banyak catatan evaluasi yang harus dibenahi timnya sebelum menghadapi laga berikutnya.
Salah satu sorotan utama Nova adalah masalah kepercayaan diri para pemain yang dinilainya belum stabil sepanjang pertandingan.
"Banyak yang menjadi bahan evaluasi kami dari pertandingan hari ini. Saya pertama menyoroti masalah kepercayaan diri pemain yang saya lihat masih hilang. Apa yang sudah mereka lakukan di latihan tidak sepenuhnya terlihat saat pertandingan," ungkap Nova.
Meski demikian, ia tetap memaklumi kondisi tersebut mengingat sebagian besar pemain baru menjalani pertandingan internasional pertama dalam karier mereka.
"Sekali lagi saya sangat memahami karena ini menjadi pengalaman internasional pertama mereka. Saya yakin pemain akan banyak belajar dari pertandingan ini dan evaluasi yang dilakukan bisa membuat mereka menjadi lebih baik lagi ke depannya," katanya.
Nova juga memberikan kabar terkait salah satu pemain keturunan yang diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia U-19, yakni Matthew Baker.
Ia memastikan pemain tersebut sudah didaftarkan ke dalam skuad dan akan bergabung setelah menyelesaikan agenda FIFA Matchday bersama tim Indonesia senior.
"Matthew Baker sudah kita daftarkan dan dia akan bergabung setelah pertandingan FIFA Matchday. Dia baru bisa bergabung bersama tim pada tanggal 10 Juni," jelas Nova.
Pada pertandingan berikutnya, Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Timor Leste di Stadion Utama Sumatra Utara, pada Kamis (4/6/2026).
Menurut Nova, meski Timor Leste tunduk dengan skor 0-3 atas Vietnam dilaga pembuka sebelumnya, tim asuhan Emral Abus itu tetap menjadi lawan yang harus diwaspadai.
Menurutnya, hasil akhir pertandingan tidak mencerminkan kualitas permainan Timor Leste yang dinilai mampu memberikan perlawanan cukup baik.
"Untuk pertandingan Timor Leste dan Vietnam, saya melihat kedua tim bermain sangat baik. Kami sangat mewaspadai Timor Leste. Walaupun mereka kalah 0-3, tetapi secara permainan saya melihat Timor Leste menjadi lawan yang wajib diwaspadai," tegasnya.
Sementara itu, pencetak gol pembuka Indonesia, Arkhan Kaka, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya pada laga perdana tersebut.
Penyerang muda itu menilai keberhasilan mengamankan tiga poin tidak terlepas dari kerja keras seluruh pemain yang menunjukkan kekompakan baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Alhamdulillah, saya mengucapkan syukur kepada Allah atas kemenangan pada pertandingan ini. Semua tidak terlepas dari kerja keras seluruh pemain yang kompak di dalam maupun di luar lapangan," ujar Arkhan Kaka.
Pemain yang membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-38 itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rekan setimnya yang telah berjuang sepanjang pertandingan.
"Saya berterima kasih kepada teman-teman yang sudah bekerja keras sehingga kita bisa meraih tiga poin kali ini," katanya.
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Arkhan memastikan Garuda Muda tidak ingin cepat berpuas diri. Ia menegaskan tim akan segera melakukan evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya.
"Kita akan fokus ke pertandingan selanjutnya. Kita akan melakukan evaluasi supaya pada pertandingan berikutnya kita bisa tampil lebih baik lagi," pungkasnya.
Baca juga: 20 Perusahaan Ekspedisi Muatan Diperiksa KPK, Bongkar Skandal Suap Pejabat Bea Cukai
(cr29/tribun-medan.com)