TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Tongkat estafet jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah resmi berpindah tangan.
Bupati Mempawah, Erlina, melantik Abdul Malik sebagai Sekretaris Daerah definitif Kabupaten Mempawah di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa 2 Juni 2026.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya tugas baru Abdul Malik sebagai pejabat tertinggi dalam birokrasi daerah yang bertanggung jawab mengoordinasikan jalannya pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Abdul Malik menggantikan Ismail yang telah memasuki masa purna tugas per 1 Juni 2026.
Baca juga: Profil Perjalanan Karier Sekda Mempawah Ismail yang Resmi Pensiun usai 34 Tahun Mengabdi
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Erlina menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah strategis yang menentukan efektivitas roda pemerintahan daerah.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, loyalitas, dan profesionalisme,” ujar Erlina.
Ia mengaku optimistis Abdul Malik mampu mengemban tugas tersebut berbekal pengalaman, dedikasi, dan integritas yang dimilikinya selama mengabdi di pemerintahan.
“Saya percaya Saudara Abdul Malik mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Mempawah,” katanya.
Menurut Erlina, peran Sekda sangat strategis karena menjadi motor penggerak birokrasi sekaligus penghubung antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah dalam menjalankan program pembangunan.
Karena itu, Sekda dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat, mampu membangun koordinasi yang efektif, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
“Kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan kinerja nyata, kepemimpinan birokrasi yang efektif, dan komitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik,” tegasnya.
Erlina juga berpesan agar Sekda yang baru dapat memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah, menjaga komunikasi yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat, serta mengawal pelaksanaan program prioritas pemerintah pusat maupun daerah.
“Tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks. Dibutuhkan kepemimpinan yang tegas, adaptif, disiplin, dan mampu bekerja secara kolaboratif,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Erlina turut menyampaikan apresiasi kepada Ismail yang telah menuntaskan masa pengabdiannya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah.
Menurutnya, dedikasi dan kontribusi Ismail selama bertugas telah menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah dan penguatan birokrasi di Kabupaten Mempawah.
“Terima kasih atas pengabdian, loyalitas, dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Semoga seluruh pengabdian beliau menjadi amal ibadah dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Mempawah,” pungkas Erlina.
Abdul Malik, S.H., M.Si. merupakan salah satu birokrat senior di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Memiliki pengalaman panjang di dunia birokrasi, Abdul Malik dikenal sebagai sosok aparatur sipil negara yang telah menempati berbagai posisi strategis dan memiliki rekam jejak kuat dalam pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan daerah.
Latar Belakang Pendidikan
Abdul Malik memiliki latar belakang pendidikan di bidang hukum dan administrasi pemerintahan. Ia menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) dan Magister Sains (M.Si.), yang menjadi bekal penting dalam menjalankan berbagai tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Perjalanan Karier
Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik telah dipercaya memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis.
Salah satu jabatan yang pernah diembannya adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mempawah.
Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Selain itu, Abdul Malik juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Mempawah. Pada jabatan tersebut, ia bertanggung jawab dalam pengelolaan pendapatan daerah melalui sektor pajak dan retribusi guna mendukung pembangunan daerah.
Menjadi Sekretaris Daerah
Berkat pengalaman dan dedikasinya di lingkungan pemerintahan, Abdul Malik kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah sebelum akhirnya dilantik secara definitif sebagai Sekda Kabupaten Mempawah.
Sebagai Sekda, Abdul Malik memiliki peran penting dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas seluruh perangkat daerah, memastikan jalannya birokrasi pemerintahan, serta menjadi penghubung antara kepala daerah dengan seluruh unsur pemerintahan.
Sosok Birokrat Berpengalaman
Pengalaman memimpin sejumlah instansi strategis membuat Abdul Malik dikenal sebagai birokrat yang memahami berbagai aspek pelayanan publik, mulai dari administrasi kependudukan, pengelolaan pendapatan daerah, hingga koordinasi pemerintahan secara menyeluruh.
Kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menduduki jabatan Sekretaris Daerah menjadi bukti atas pengalaman, kompetensi, dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Kini, Abdul Malik diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah demi kemajuan Kabupaten Mempawah.