TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, dukungan terhadap berbagai negara peserta terus bermunculan dari kalangan pecinta sepak bola.
Salah satunya datang dari penggiat sepak bola Kabupaten Sinjai, Fahmi Sulthoni, yang menjatuhkan pilihannya kepada Tim Nasional Senegal.
Pria yang kini berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di KPU Gowa tersebut meyakini Senegal memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu tim kejutan pada ajang sepak bola paling bergengsi di dunia itu.
Menurut eks ASN KPU Sinjai itu dukungannya terhadap Senegal bukanlah hal baru.
Ia mengaku telah menjadi pendukung setia tim berjuluk Les Lions de la Teranga tersebut sejak tampil memukau pada Piala Dunia 2002.
Kala itu, Senegal sukses mencuri perhatian dunia lewat permainan atraktif dan penampilan impresif sejumlah pemainnya, termasuk El-Hadji Diouf.
“Saya mendukung Senegal sejak tahun 2002. Saat itu saya sangat terkesan dengan permainan mereka dan sosok El-Hadji Diouf yang tampil luar biasa,” kata Fahmi kepada Tribun-Timur, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, Senegal telah membuktikan bahwa negara-negara Afrika mampu bersaing dengan kekuatan besar sepak bola dunia.
“Senegal selalu identik dengan kekuatan fisik, kecepatan, serta pressing agresif yang kerap menyulitkan lawan,” ujarnya.
Fahmi mengatakan salah satu alasan dirinya tetap setia mendukung Senegal selama lebih dari dua dekade adalah karakter permainan yang dimiliki tim tersebut.
“Saya menyukai gaya permainan Senegal karena mereka bermain dengan energi tinggi dan memiliki semangat juang yang luar biasa,” katanya.
Selain itu, Fahmi menilai perkembangan sepak bola Senegal dalam beberapa tahun terakhir sangat signifikan.
Meski sempat menghadapi berbagai dinamika dalam perjalanan mereka di kompetisi Afrika, Senegal tetap mampu menunjukkan konsistensi sebagai salah satu kekuatan utama di benua tersebut.
“Saya apresiasi terhadap mentalitas para pemain yang dinilai selalu tampil penuh determinasi di berbagai ajang internasional,” katanya.
Fahmi menuturkan skuad Senegal saat ini memiliki komposisi yang cukup lengkap dengan perpaduan pemain senior dan pemain muda berbakat.
“Nama-nama seperti Kalidou Koulibaly, Nicolas Jackson, dan Pape Gueye disebutnya sebagai pemain yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan besar,” ujarnya.
Lanjut Fahmi, kehadiran para pemain yang berpengalaman di kompetisi elite Eropa membuat Senegal layak diperhitungkan pada Piala Dunia 2026.
“Saya percaya Senegal memiliki kombinasi yang lengkap. Mereka punya pemain berpengalaman, pemain muda berbakat, dan pelatih yang memahami karakter sepak bola negaranya,” katanya.
Fahmi berharap Senegal mampu menampilkan performa terbaik dan mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026.
“Saya tidak mengatakan Senegal pasti juara, tetapi mereka adalah tim yang sangat layak diperhitungkan. Semoga mereka bisa memberikan kebanggaan bagi sepak bola Afrika,” ujarnya.