TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Jemaah haji asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dijadwalkan kembali ke tanah air mulai 10 Juni mendatang.
Jemaah asal Maros yang pulang perdana tergabung dalam kloter 14 dengan jumlah 387 jemaah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maros, Ahmad Ihyadin mengatakan seluruh jemaah haji Maros telah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Ahmad mengatakan, jemaah telah melaksanakan seluruh rukun dan wajib haji sesuai ketentuan.
"Pertama tentu kami menyampaikan selamat kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Maros yang telah menyelesaikan seluruh proses penyelenggaraan hajinya, baik yang tamattu maupun ifrad," ujarnya.
Ia berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan membawa keberkahan setelah kembali ke daerah masing-masing.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar tetap menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan ke Indonesia.
Ahmad meminta jemaah tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunnah apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.
"Kami berharap seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan dan kondisi tubuhnya karena dalam waktu dekat akan kembali ke tanah air," katanya.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah Maros berharap seluruh jemaah dapat kembali dalam keadaan sehat dan selamat.
"Kita semua berharap seluruh jemaah haji Kabupaten Maros yang berjumlah 628 orang bisa kembali semua dalam keadaan sehat, selamat dan mendapatkan perlindungan Allah SWT," tuturnya.
Terkait penyambutan jemaah haji, Ahmad mengaku akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros.
Ia menyebut komunikasi dengan Bupati Maros akan dilakukan untuk membahas penyambutan dan penerimaan resmi jemaah haji setelah seluruh kloter asal Maros kembali ke tanah air.
"Saya akan komunikasikan dengan Pak Bupati terkait penyambutan kloter Maros dan penerimaan secara resmi setelah seluruh jemaah haji Maros kembali ke tanah air. Mohon doanya," ujarnya.
Selain itu, Ahmad juga mengingatkan jemaah agar tetap menjaga adab, budaya, dan norma keagamaan saat tiba di tanah air.
Ia menambahkan, nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama berada di Makkah dan Madinah harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.
"Kami berharap proses ibadah yang mereka laksanakan di Makkah dan Madinah tercermin dari hati, jiwa, pikiran, dan pakaian mereka," katanya.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan total calon jemaah haji asal Kabupaten Maros tahun ini mencapai 628 orang.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan musim haji tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah jemaah haji kita saat ini berjumlah 628 orang. Ini peningkatan hampir 100 persen dibanding tahun lalu,” katanya.
Ia juga mengungkapkan mayoritas jemaah haji asal Maros tahun ini merupakan lanjut usia atau lansia.
“Lansia itu sekitar 75 persen,” tambahnya.
Berikut jadwal kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Maros:
Kloter 14 sebanyak 387 jemaah berangkat dari Jeddah 10 Juni pukul 19.40 waktu setempat dan tiba di Makassar 11 Juni 14.40 Wita.
Kloter 16 sebanyak 74 jemaah berangkat dari Jeddah 12 Juni pukul 08.00 waktu setempat dan tiba di Makassar 13 Juni 03.00 Wita.
Kloter 20 sebanyak 65 jemaah berangkat dari Jeddah 15 Juni pukul 02.00 waktu setempat dan tiba di Makassar 15 Juni 21.00 Wita.
Kloter 22 sebanyak 1 jemaah berangkat dari Madinah 16 Juni pukul 12.45 waktu setempat dan tiba di Makassar 17 Juni 08.05 Wita.
Kloter 23 sebanyak 7 jemaah berangkat dari Madinah 17 Juni pukul 17.00 waktu setempat dan tiba di Makassar 18 Juni 12.20 Wita.
Kloter 26 sebanyak 16 jemaah berangkat dari Madinah 19 Juni pukul 12.15 waktu setempat dan tiba di Makassar 20 Juni 07.35 Wita.
Kloter 27 sebanyak 2 jemaah berangkat dari Madinah 20 Juni pukul 19.20 waktu setempat dan tiba di Makassar 21 Juni 14.40 Wita.
Kloter 29 sebanyak 1 jemaah berangkat dari Madinah 22 Juni pukul 06.15 waktu setempat dan tiba di Makassar 23 Juni 01.35 Wita.
Kloter 31 sebanyak 38 jemaah berangkat dari Madinah 23 Juni pukul 19.20 waktu setempat dan tiba di Makassar 24 Juni 14.40 Wita.
Kloter 37 sebanyak 2 jemaah berangkat dari Madinah 28 Juni pukul 04.00 waktu setempat dan tiba di Makassar 28 Juni 23.20 Wita.
Kloter 40 sebanyak 22 jemaah berangkat dari Madinah 29 Juni pukul 23.00 waktu setempat dan tiba di Makassar 30 Juni 18.20 Wita.
Kloter 43 sebanyak 13 jemaah berangkat dari Madinah 30 Juni pukul 16.00 waktu setempat dan tiba di Makassar 1 Juli 11.20 Wita.