110 Jemaah Haji Asal Kepulauan Meranti Dijadwalkan Tiba di Tanah Air 7 Juni
Sesri June 02, 2026 02:29 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI – Sebanyak 110 jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 7 Juni 2026 setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Surasman, mengatakan seluruh jemaah akan berangkat dari Arab Saudi pada Minggu (7/6/2026) pukul 08.35 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada hari yang sama sekitar pukul 22.00 WIB.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang berjumlah 110 orang dan tergabung dalam Kloter 6 akan pulang secara bersamaan. Mereka dijadwalkan berangkat dari Arab Saudi pada 7 Juni dan tiba di Batam pada malam harinya,” ujar Surasman kepada Tribun, Selasa (2/6/2026).

Setibanya di Batam, para jemaah akan disambut oleh pemerintah daerah dan menjalani proses debarkasi terlebih dahulu.

Selanjutnya akan dilakukan serah terima resmi dari pihak Debarkasi Batam kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sebelum para jemaah dipulangkan ke daerah asal.

“Begitu tiba di Batam, jemaah akan singgah terlebih dahulu di Debarkasi Batam. Setelah proses administrasi dan serah terima selesai, barulah mereka dipersiapkan untuk kembali ke Kepulauan Meranti,” jelasnya.

Baca juga: BTH 3 Minta Evaluasi Serius Sistem Transportasi Haji di Armuzna

Baca juga: Jemaah Haji Bengkalis Kloter 9 BTH Diperkirakan Tiba di Batam 11 Juni 2026

Menurut Surasman, rombongan dijadwalkan berangkat dari Batam menuju Kepulauan Meranti pada keesokan harinya sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan transportasi laut.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan penyambutan bagi para tamu Allah tersebut saat tiba di Selatpanjang. Penyambutan diperkirakan akan diwarnai prosesi budaya Melayu seperti kompang dan tarian penyambutan.

“Rencananya ketika sampai di Pelabuhan Selatpanjang akan ada penyambutan secara adat dan budaya. Setelah itu jemaah bersama rombongan pemerintah daerah akan menuju masjid untuk melaksanakan doa dan sujud syukur atas kepulangan mereka dengan selamat,” katanya.

Namun demikian, tidak seluruh jemaah akan mengikuti rangkaian kegiatan di Selatpanjang. Jemaah yang berasal dari wilayah seberang seperti Kecamatan Rangsang dan Rangsang Barat kemungkinan akan langsung diarahkan menuju daerah masing-masing.

“Untuk jemaah yang berasal dari Rangsang maupun Rangsang Barat, kemungkinan akan langsung disinggahkan ke wilayah mereka sehingga kegiatan doa syukur nantinya dilaksanakan di masjid yang berada di daerah tempat tinggal masing-masing,” terang Surasman.

Terkait kondisi kesehatan jemaah, Surasman memastikan secara umum seluruh jemaah asal Kepulauan Meranti berada dalam kondisi baik.

“Alhamdulillah, sejauh ini kondisi jemaah kita sehat. Memang ada beberapa yang mengalami kelelahan, batuk ringan atau pusing, tetapi tidak signifikan dan tidak mengganggu aktivitas mereka. Secara umum semuanya dalam keadaan baik,” ujarnya.

Ia berharap seluruh proses pemulangan berjalan lancar hingga para jemaah tiba kembali di tengah keluarga masing-masing.

“Kita doakan semoga perjalanan pulang para jemaah haji asal Kepulauan Meranti berjalan lancar, aman, dan tidak mengalami kendala apa pun sampai tiba kembali di kampung halaman,” pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.