Jenazah Dua Wisatawan Austria Segera Dipulangkan, Biaya Ditanggung Asuransi
Hilarius Ninu June 02, 2026 03:47 PM

 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tari Rahmaniar 

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO – Setelah hampir sepekan sejak  Minggu 24 Mei 2026, jenazah dua wisatawan asing masih berada di ruang jenazah RSUD Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai barat. 

dua wisatawan asal Austria yang meninggal dalam insiden ambruknya jembatan di objek wisata Cunca Wulang akhirnya dijadwalkan segera dipulangkan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Petrus Antonius Rasyid, mengatakan proses pemulangan jenazah masih menunggu penyelesaian administrasi dari pihak terkait. 
Berdasarkan informasi yang diterimanya, kedua jenazah kemungkinan diberangkatkan menuju Denpasar pada Rabu atau Kamis pekan ini.

"Informasinya jenazah akan diberangkatkan ke Denpasar terlebih dahulu. Di sana akan dilakukan kremasi sebelum abu jenazah dikirim ke negara asal," ujat Petrus saat diwawancarai TRIBUNFLORES. COM, Selasa (02/6/2026). 

Baca juga: 14 Kopdes Merah Putih di Ende Sudah Beroperasi, Umumnya Usaha Jual Beli Sembako 

 

Menurut Petrus, seluruh biaya pemulangan hingga proses kremasi ditanggung oleh pihak asuransi. Keluarga korban juga dikabarkan tidak akan datang ke Indonesia untuk mengurus proses tersebut secara langsung.

"Semua biaya dikover oleh asuransi. Informasi yang kami terima dari konsulat, keluarga korban tidak datang ke Indonesia," ujarnya.

Meski jenazah masih berada di RSUD Komodo, Petrus memastikan pemerintah daerah bersama rumah sakit dan instansi terkait terus memberikan pelayanan sesuai prosedur.

"Kami memastikan jenazah dirawat sesuai SOP dan ditempatkan pada fasilitas yang memang diperuntukkan untuk itu. Tidak ada tekanan atau desakan kepada keluarga maupun pihak lain, tetapi tentu kami berharap proses pemulangan bisa berlangsung lebih cepat," ungkap Petrus.

Di sisi lain, Petrus mengungkapkan dirinya kembali dimintai keterangan oleh penyidik terkait tragedi yang merenggut nyawa dua wisatawan Austria tersebut. Pemeriksaan kali ini dilakukan dia tanah hukum yaitu Unit Tindak Pidana Umum (Tipidum) dan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Manggarai Barat.

Menurutnya, penyidik mendalami berbagai aspek terkait infrastruktur jembatan yang ambruk, termasuk kualitas konstruksi dan proses pengelolaannya.

Sebelumnya, dua wisatawan Austria, Jurgen dan Astrid, meninggal dunia setelah terjatuh dari jembatan kayu di objek wisata alam Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, pada Minggu (24/5/2026). 

Jembatan yang mereka lintasi dilaporkan ambruk akibat patahnya bagian penyangga bawah, menyebabkan keduanya jatuh ke dasar kali berbatu dan meninggal di lokasi kejadian.

Tragedi tersebut kini menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terhadap aspek keselamatan di destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah. (Iar) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.