TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi menanggapi kabar viral terkait dugaan pelecehan terhadap seorang guru perempuan di SMA Negeri 10 Kota Jambi yang terjadi pada Senin (1/6/2026).
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Ilham Khalik, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi dari pihak sekolah terkait peristiwa tersebut.
"Kita menunggu laporan dari sekolah terlebih dahulu. Kita lihat seperti apa laporan dari sekolah, karena pihak sekolah yang mengetahui peristiwa tersebut. Nanti sekolah akan melaporkan kepada kepala dinas," katanya saat dikonfirmasi Tribunjambi.com melalui sambungan telepon WhatsApp, Selasa (2/6/2026).
Ilham menjelaskan, pihaknya telah meminta sekolah agar segera menyampaikan laporan terkait dugaan insiden tersebut.
"Kami minta hari ini segera dilaporkan, atau paling lambat besok. Itu harus segera dilaporkan," ujarnya.
Terkait peristiwa tersebut, Ilham menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Jambi selama ini terus memberikan imbauan agar lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah, baik guru, siswa, maupun tenaga kependidikan.
Sebelumnya, seorang guru perempuan berinisial RV di SMA Negeri 10 Kota Jambi diduga mengalami pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Kepala Tata Usaha sekolah berinisial PH saat persiapan Upacara Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).
Informasi tersebut sebelumnya disampaikan oleh HF (34), suami korban. Menurutnya, peristiwa itu terjadi saat istrinya sedang berbincang dengan sejumlah rekan guru sebelum upacara dimulai.
(Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)