Kenapa Sebotol Zamzam Bisa Menahan Koper Jemaah Haji di Arab Saudi?
Wahyu Widiyantoro June 02, 2026 04:05 PM

TRIBUNLOMBOK.COM — Proses pemulangan jemaah haji ke Indonesia melibatkan operasi logistik penerbangan yang rumit. 

Dua hari sebelum pesawat yang membawa pulang jemaah ke Indonesia lepas landas, pemeriksaan ketat sudah dimulai di ruang penimbangan hotel.

Aturan penerbangan internasional menetapkan batas koper bagasi maksimal 32 kilogram dan koper kabin dilarang memuat cairan di atas 100 mililiter. 

Tantangan terbesar maskapai datang dari benda-benda cair terlarang terutama air zamzam yang disisipkan secara sengaja.

Baca juga: Pemulangan Jemaah Haji Gelombang Pertama Dimulai Hari Ini

Sistem pengawasan penerbangan haji kini dibuat berlapis. 

Seluruh koper yang lolos timbangan hotel tidak langsung menuju lambung pesawat, melainkan dikirim ke gudang transit maskapai untuk dibongkar di bawah pengawasan ketat petugas haji Indonesia.

Konsekuensi bagi jemaah yang melanggar, antara lain:

  • Penyitaan Tanpa Retur: Air zamzam yang ditemukan tidak akan disimpan atau dikembalikan, melainkan langsung dihancurkan di tempat oleh otoritas Saudi.
  • Hambatan Manifold: Penggunaan lakban berlebih dan ikatan tali rafia pada luar koper secara teknis menghambat kinerja mekanis mesin pemindai, yang berisiko menunda penerbangan kelompok terbang (kloter).
  • Hukum Finansial dan Keamanan: Pembawaan uang tunai melebihi 25 ribu SAR tanpa deklarasi di koper kabin akan langsung memicu interogasi dari otoritas keamanan bandara setempat.
  • Guna mengurai sumbatan logistik tahunan ini, pemerintah Indonesia mengubah strategi dengan memindahkan titik distribusi zamzam ke hilir yaitu di masing-masing debarkasi lokal sebesar satu galon (5 liter) per jemaah.

1 Jemaah 1 Galon

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal menjelaskan, setiap jemaah akan mendapatkan fasilitas bagasi dan koper kabin.

Khusus untuk air zamzam, petugas tidak akan mengembalikannya kepada pemilik karena harus dimusnahkan sesuai ketentuan otoritas Arab Saudi.

"Setiap jemaah akan mendapatkan air zamzam sebanyak lima liter atau satu galon di debarkasi masing-masing. Jadi tidak perlu membawa sendiri dari Arab Saudi," ujarnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.