Tabrak Lari Maut di Pantura Brebes, Perempuan Penyeberang Jalan Tewas di Tempat
Reny Fitriani June 02, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Brebes - Tabrak lari maut terjadi di Jalur Pantura wilayah Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, pada Selasa (2/6/2026) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca Juga: Polisi Amankan Pelaku Tabrak Lari di Kuningan, 2 Korban Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan

Perempuan penyeberang jalan tewas di tempat dalam insiden ini.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan maupun pengemudi yang diduga terlibat dalam insiden tabrak lari tersebut.

Untuk kronologi kecelakaan bermula ketika sebuah kendaraan yang belum diketahui jenis dan nomor polisinya melaju dari arah barat menuju timur di Jalur Pantura Brebes.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan  diduga menabrak seorang perempuan yang tengah menyeberang jalan dari sisi utara menuju selatan.

Jarak yang sudah terlalu dekat diduga membuat pengemudi tidak dapat menghindari tabrakan.

Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pengemudi Kabur

Setelah kecelakaan terjadi, pengemudi kendaraan yang terlibat dilaporkan tidak berhenti untuk memberikan pertolongan kepada korban maupun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Sebaliknya, pengemudi diduga langsung kabur sehingga kasus ini masuk dalam penyelidikan dugaan tabrak lari.

Satlantas Polres Brebes kini terus mengumpulkan berbagai informasi dan bukti untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Dalam penanganan kasus ini, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di lokasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Sementara itu, jenazah korban dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUD Brebes untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sekaligus membantu proses identifikasi.

Kasatlantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zaenurrozaq, membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.

"Korban saat ini sedag di indentifikasi oleh Dindukcapil untuk mengetahui identitasnya," ujarnya, Selasa pagi.

Menurutnya, proses identifikasi masih berlangsung dan kepolisian terus berupaya mengungkap identitas korban maupun kendaraan yang terlibat.

Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat melintas di Jalur Pantura yang dikenal memiliki tingkat mobilitas kendaraan cukup tinggi, terutama pada jam-jam rawan menjelang pagi.

Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga diminta mematuhi aturan lalu lintas guna meminimalkan risiko kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kasus tabrak lari ini masih dalam tahap penyelidikan dan polisi mengharapkan adanya informasi dari masyarakat yang dapat membantu mengungkap identitas kendaraan maupun pengemudi yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Sumber: TribunJateng.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.