Hayden Hackney Akan Tinggalkan Middlesbrough? Steve Gibson Harus Ciptakan 'Perang Tawaran' Saat Spurs dan Man Utd Mengintai
Agus Firmansyah June 02, 2026 04:20 PM

Middlesbrough diyakini mampu menciptakan perang tawaran untuk pemain kunci mereka, Hayden Hackney, pada bursa transfer musim panas ini.

Tidak sering sebuah klub mengalami kekalahan dua kali di babak play-off, namun itulah yang terjadi pada Middlesbrough dalam bulan yang dramatis bagi tim berjuluk The Smoggies tersebut.

Setelah kalah di semifinal play-off melawan Southampton, Middlesbrough kembali dimasukkan ke babak play-off karena Southampton didiskualifikasi akibat kasus ‘spygate’.

Namun, setelah berhasil menjual habis tiket final play-off di Stadion Wembley, Middlesbrough harus menelan kekalahan 1-0 dari Hull City akibat kesalahan telat dari Sol Brynn yang dimanfaatkan oleh Oli McBurnie untuk mencetak gol kemenangan.

Hasil itu membuat Middlesbrough tetap bertahan di Championship, sebuah kekecewaan besar mengingat mereka sempat berada di puncak klasemen hingga pertengahan Februari.

Kendati demikian, di bawah asuhan mantan pelatih Hammarby, Kim Hellberg, dan dengan kesempatan membangun skuad yang lebih sesuai dengan gaya bermainnya pada bursa transfer musim panas ini, tim asal Teesside itu tetap percaya diri menjadi salah satu kandidat utama untuk finis di dua besar musim depan.

Namun, hal itu kemungkinan besar akan mereka upayakan tanpa gelandang andalan, Hayden Hackney.

Sepanjang musim ini sudah muncul perasaan bahwa satu-satunya cara Middlesbrough bisa mempertahankan Hackney musim panas ini adalah jika mereka berhasil promosi ke Premier League.

Sebelumnya, Hackney telah menarik minat dari klub-klub seperti Nottingham Forest, Everton, dan Fulham. Kini, sang gelandang dikaitkan dengan Crystal Palace, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

Deretan klub tersebut membuat senang pundit penggemar ‘Boro di FLW, Liam Day, karena ketiganya dianggap memiliki level yang sepadan dengan kualitas Hackney, sekaligus berpotensi membantu Middlesbrough menaikkan harga jual pemain berusia 23 tahun itu.

Liam mengatakan: “Saya pikir ketiganya adalah pilihan yang sangat baik. Saya cukup senang dengan klub-klub yang dikaitkan dengannya.

“Crystal Palace baru saja memenangkan trofi Eropa, Spurs terlihat sangat bagus di bawah (Roberto) De Zerbi dan saya pikir ada celah di lini tengah mereka yang bisa diisi oleh Hackney. Dan Manchester United – ya itu Man United. Mereka memang belum tampil sebaik dulu, tapi mereka bermain di Liga Champions dan Michael Carrick mengenalnya serta memahami kemampuannya, jadi ketiga klub itu sangat menarik.”

“Secara pribadi, saya rasa Spurs bisa jadi pilihan yang bagus karena dia mungkin akan mendapatkan lebih banyak waktu bermain dibanding di United atau Palace. Palace juga tidak masalah.”

“Dia butuh waktu bermain. Kita sudah melihat banyak pemain muda pindah ke Premier League tapi gagal mendapatkan menit bermain yang cukup.”

“Selama dia dimainkan secara reguler, saya rasa itu bagus. Tentunya klub dengan level seperti itu yang dikaitkan dengannya akan menguntungkan ‘Boro karena bisa menaikkan harga jual, mungkin bahkan memicu perang tawaran. Manchester United dikenal sering membayar lebih, jadi mudah-mudahan kita bisa memanfaatkan hal itu.”

Pemenang Kejuaraan Eropa U21 UEFA 2025, Hayden Hackney, telah menjadi pemain penting bagi Middlesbrough dalam beberapa waktu terakhir, dan kini pemain kelahiran Redcar itu tampaknya siap melangkah ke Premier League.

Tiga klub yang belakangan dikaitkan dengannya semuanya bisa menjadi tempat yang ideal bagi mantan pemain pinjaman Scunthorpe United tersebut.

Bersama Crystal Palace, meski akan berada di bawah manajemen baru, Hackney bisa mengikuti jejak Adam Wharton, dengan Selhurst Park menjadi tempat berkembang yang sangat baik bagi para gelandang muda, seperti yang dialami oleh bintang-bintang eks Championship lainnya seperti Eberechi Eze dan Michael Olise.

Kemenangan Palace di UEFA Europa Conference League juga membuka peluang tampil di UEFA Europa League musim depan – memberikan kesempatan bagi Hackney untuk bermain di kompetisi Eropa sekaligus memperoleh lebih banyak menit bermain karena kebutuhan rotasi skuad yang lebih besar di klub asal London Selatan tersebut.

Di Manchester United, mantan pelatihnya di Middlesbrough, Michael Carrick, yang sebelumnya memberikan kesempatan besar bagi Hackney untuk berkembang di Stadion Riverside, bisa kembali menjadi sosok yang membimbingnya.

Sementara di Tottenham Hotspur, klub ini membutuhkan perombakan besar setelah dua musim berturut-turut finis di posisi ke-17. Dengan gaya bermain progresif yang akan diterapkan oleh De Zerbi musim panas ini, Hackney tampaknya sangat cocok dengan filosofi tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.