TRIBUNSUMSEL. COM, BANYUASIN - Bupati Banyuasin Dr H Askolani SH MH memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Banyuasin, Selasa (2/6/2026).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Dr H Askolani sekaligus membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Dalam pidato yang dibacakan, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan dan meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, serta pemersatu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, hingga upaya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Baca juga: Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemkab Banyuasin, Askolani : Insyallah Dapat Predikat WTP ke 15 Kalinya
Baca juga: Pemkab Banyuasin Siapkan Lahan Seluas Enam Hektare Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
Bupati Askolani menambahkan, pesan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga persatuan, toleransi, serta rasa keadilan bagi seluruh masyarakat.
Di tengah arus perubahan yang semakin cepat, Askolani menilai nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda sebagai penerus bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bekerja, dan melayani.
“Pancasila harus hadir dalam setiap kebijakan, pelayanan publik, serta dalam hubungan sosial masyarakat. Persatuan dan gotong royong menjadi kekuatan utama yang harus terus kita rawat demi kemajuan Kabupaten Banyuasin dan Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam mewujudkan perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila menjadi landasan moral dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta mendorong terciptanya keadilan, perdamaian, dan kemanusiaan bagi seluruh umat manusia.
“Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat semangat persatuan”, tutupnya.