TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali menjadi sorotan publik setelah video dirinya memberikan ceramah di dalam lapas beredar luas di media sosial.
Sebelumnya, Syahrul tampak menyampaikan materi di Masjid Lapas Sukamiskin dengan gaya seperti pembicara pelatihan atau in-house training.
Mengenakan pakaian serba putih dan kopiah, mantan Bupati Gowa itu berbicara di hadapan sejumlah jamaah yang duduk melingkar.
Di hadapannya tampak sebuah papan tulis yang digunakan untuk menjelaskan materi ceramah.
SYL resmi ditahan KPK sejak Oktober 2023.
Tiga kali sudah, Syahrul Yasin Limpo (71), mantan Gubernur Sulsel (2008-2018), menunaikan Lebaran Haji, di 2 rumah tahanan negara.
Lebaran Haji 144 Hijriyah, Juni 2024, Syahrul berlebaran di Rutan KPK di Jakarta.
Momen Idul Adha 1446 Hijriyah (2025) dan 1447 H, Rabu (27/5/2026) pekan lalu, mantan menteri pertanian (2019-2023) berlebaran di LP Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
Kepada kakak, Hj Tenri Angka Yasin Limpo (73), dan dua keponakannya, Devo Khaddafi (53), dan Andi "Pove" Pahlevi (44), di LP Sukamiskin, Jumat (29/5/2026) lalu, Syahrul mengungkap hikmahnya jadi tahanan negara, 3 tahun terakhir.
Syahrul mengaku lebih religius, dan kian dekat dengan Sang Maha Pencipta.
"Bahkan, Bapak (SYL), mengaku lalai dan menyesal, selama hampir 3 tahun di penjara sudah dua kali meninggalkan shalat tahajjud," kata Andi Pahlevi kepada Tribun, di Makassar, Selasa (2/6/2026) pagi.
Khaddafi, ibu dan adiknya, datang membezuk sang paman, sehari usai Lebaran Haji.
Mengapa Syahrul kian religiun di lapas?
"Kita ini mantan anak gembel, mungkin ini cara Tuhan memberi kita pelajaran hidup," kata Devo menirukan kata-kata Syahrul.
Anak gembel adalah komunitas bentukan Syahrul awal tahun 1970-an di Makassar. Saat itu Syahrul masih muda.
Kian religiusitas Syahrul ini juga dibenarkan Syamsuddin Umar (69), sahabat Syahrul dan eks pelatih PSM Makassar.
Syamsuddin bercetita, OKtober (2025) lalu, dia dan Andi Herry Iskandar datang bawa undangan perkawinan putrinya, untuk Syahrul di Sukamiskin.
"Pak SYL cerita, kalau dua tahun terakhir dia kerap jadi khatib dan isi ceramah usai shalat Magrib, Subuh dan Ashar," ujar mantan Kadis Pemuda dan Olahraga Sulsel itu, kepada Tribun, Selasa (1/6/2026).
Devo dan Syam menggambarkan, pamannya sehat walafiat, dan tak ada perubahan fisik.
Kepada mereka, Syahrul mengaku lebih banyak menghabiskan waktu di terungku, dengan kegiatan ibadah, membaca dan menulis.
"Bapak lagi selesaikan buku keduanya di Sukamiskin. Dia minta didoakan biar bisa selesai akhir tahun," ujar Devo.
Buku "Izinkan Saya Bicara" yang diserahkan ke Devo adalah karya pertama Syahrul sejak diterungku Oktober 2023 lalu.
Devo lalu memperlihatkan pesan tulisan tangan Syahrul di halaman cover dalam buku.
Buku itu dicetak kurang dari 200 examplar, Agustus 2025 lalu.
"Saya hanya kasiko satu nah untuk keluargamu, sedikitji saya cetak kodong, karena tidak ada uangku," ujar Devo, menirukan Sang Paman.
Devo menyebut, pamannya juga menanyakan kondisi Sulsel saat ini.
Selain itu, selama 3 jam membezuk, sambil menikmati ikan kering Sunu dari Makassar, Syahrul banyak memberi nasihat dan wasiat kepada kakak dan ponakan.
Namun Devo meminta, pesan itu "off the record".(*)