Detik-detik Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Cirahong, Saksi Sebut Pelaku Sempat Ngamuk
ferri amiril June 02, 2026 05:21 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Saksi mata ungkap pelaku percobaan bunuh diri sempat mengamuk sebelum dievakuasi oleh warga di jembatan Cirahong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (2/6/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 09.30 WIB yang awalnya diketahui tukang parkir bahwa pencoba bunuh diri melintas ke jembatan cirahong dengan kecepatan tinggi mengarah ke wilayah Ciamis.

Akan tetapi, pria tersebut tidak balik lagi tapi berhenti di tengah jembatan sehingga membuat kemacetan kendaraan dari dua arah.

Setelah dicek, ternyata ada pemotor lain yang mengejar pria tersebut hingga meminta tolong bahwa anaknya hendak melakukan percobaan bunuh diri.

Pemotor lain pun bersama warga sekitar langsung sigap melakukan penyelamatan dengan dibantu tukang parkir menarik baju pria tersebut.

Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Seorang Pemuda Mau Loncat di Jembatan Cirahong, Sempat Tenggak Miras

Beruntung nyawanya masih tertolong, karena dievakuasi warga menggunakan tali pengikat kaki dan tangannya karena mengamuk.

"Kalau kejadiannya sekitar jam setengah 10an, bahkan awalnya kurang jelas, karena tiba-tiba saya melihat korban lewat dengan membawa motornya kencang amat, tapi ada yang menyusul sambil teriak-teriak," ungkap saksi mata Atang (52) kepada TribunPriangan.com.

Atang sebelumnya tidak langsung mendengar, karena sedang merapihkan motor di tempat usaha surabi.

"Saya lagi mantau parkir di surabi, dan tiba-tiba di dalam jembatan sudah penuh karena terhalang dua motor, dan saya kesitu untuk memastikan kejadiannya hingga melihat ternyata ada yang mau bunuh diri," jelasnya.

Karena kaget, dirinya bersama pemotor lain langsung sigap melakukan penyelamatan dengan menaiki besi untuk menarik tubuh pria tersebut supaya tidak loncat.

"Saya sempat menarik dibantu beberapa orang, karena mengamuk. Bahkan, pria tersebut sudah berdiri dan berada di sela besi tapi kita berhasil menolongnya," ucap pria yang disapa Ohan.

Ia menegaskan, usai dievakuasi pria tersebut tetap mengamuk hingga akhirnya harus diikat tangan dan kaki sebelum dievakuasi ke tempat aman.

"Pas saya naik ke besi jembatan itu saya narik baju, soalnya kepala sudah masuk ke sela besi buat loncat. Dan saya dibantu enam orang hingga mengikat tangan dan kaki pria itu soalnya ngamuk kaya kesurupan," tuturnya.

Proses evakuasi membutuhkan waktu kurang lebih 20 menitan, dan sempat mengalami macet lalu lintas di dua arah jembatan Cirahong.

"Mudah-mudahan kedepan bisa diberikan pengaman di penyangga besi jembatan agar tidak berbahaya dan aman, soalnya tidak ketahuan siapapun, kalau dulu ada penjagaan, jadi dipantau, kalau sekarang wara-wiri tidak ada yang tahu," jelas Atang.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.