SRIPOKU.COM - Mantan Presiden Sriwijaya FC Dr H Hendri Zainuddin MA menyatakan konsistennya menjagokan tim Brasil pada Piala Dunia 2026 ini.
"Jadi kalau kita dari kecil, dari tahun 1986, jagoan kita tim Brasil itulah tidak berubah-ubah. Kecuali nanti pas final, siapa lawan siapa, kita ikut. Tapi kalau dari awal kita menjagokan Brasil," ungkap Dr H Hendri Zainuddin MA kepada Sripoku.com, Selasa (2/6/2026).
Piala Dunia 1986 adalah turnamen ke-13 Piala Dunia FIFA yang diselenggarakan di Meksiko pada 31 Mei hingga 29 Juni 1986. Turnamen ini dijuarai oleh Argentina setelah mengalahkan Jerman Barat 3-2 di pertandingan final, dan sangat dikenang sebagai panggung keemasan Diego Maradona.
"Pertama kali kita nonton Piala Dunia 1986 lihat Brasil main itu kan hebat. Permainan cantik, gaya Samba. Selain itu permainan Brasil di atas rata-rata. Dan terbukti mereka mendominasi di dunia. Sampai 3 kali menyandang juara Piala Dunia. Dan Brasil tidak pernah absen di Piala Dunia. Beda dengan Italia sudah 2 kali absen.
Hendri Zainuddin juga menyebutkan salah satu pemain bintang Brasil yang telah siap tanding yakni Neymar da Silva Santos Júnior yang umumnya dikenal sebagai Neymar Jr. Dia bermain sebagai penyerang atau pemain sayap.
"Pertama kali kita nonton Piala Dunia 1986 lihat Brasil main itu kan hebat. Permainan cantik, gaya Samba. Selain itu permainan Brasil di atas rata-rata. Dan terbukti mereka mendominasi di dunia. Sampai tiga kali menyandang juara Piala Dunia. Dan Brasil tidak pernah absen di Piala Dunia. Beda dengan Italia sudah dua kali absen.
Brasil menjadi salah satu favorit utama di Piala Dunia 2026 karena perpaduan mematikan antara talenta muda yang mendunia, kedalaman skuad kelas dunia, dan sentuhan taktik pelatih Carlo Ancelotti yang menyeimbangkan permainan menyerang (jogo bonito) dengan stabilitas taktis.
Bebergai alasan utama menjagokan Brasil di Piala Dunia 2026:
Skuad Bertabur Bintang Eropa: Diperkuat oleh talenta elit seperti Vinicius Jr., Raphinha, Gabriel Martinelli, hingga bintang muda Endrick, Brasil memiliki lini serang yang sangat mematikan dan cepat.
"Pertama kali kita nonton Piala Dunia 1986 lihat Brasil main itu kan hebat. Permainan cantik, gaya Samba. Selain itu permainan Brasil di atas rata-rata. Terbukti mereka mendominasi di dunia. Sampai tiga kali menyandang juara Piala Dunia. Lalu, Brasil tidak pernah absen di Piala Dunia. Beda dengan Italia sudah dua kali absen.
Sentuhan Carlo Ancelotti: Kehadiran Carlo Ancelotti sebagai pelatih memberikan kedisiplinan taktik dan mental juara Eropa yang sering kali menjadi pelengkap sempurna bagi gaya bermain menyerang khas Brasil.
• David: Sriwijaya FC Jangan Keluar Sumsel dan Berganti Nama
Faktor Pengalaman Neymar: Keberadaan dan pengalaman turnamen dari sosok veteran seperti Neymar memberikan determinasi tambahan serta ketenangan bagi skuad muda Brasil di fase krusial.
Tradisi dan Rekor Juara: Sebagai pemegang rekor lima kali juara dunia (tersukses dalam sejarah), mentalitas juara telah mendarah daging dalam DNA Timnas Brasil di setiap turnamen akbar.
Berbagai alasan utama menjagokan Brasil di Piala Dunia 2026:
Berbagai alasan utama menjagokan Brasil di Piala Dunia 2026: