Warga Kota Kediri Didorong Jadi Penggerak Perubahan di Lingkungannya Lewat Program MERATA
Rendy Nicko June 02, 2026 07:47 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan melalui Program Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan (MERATA). Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pokmas Pelaksana Program MERATA di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasi Ekbang bersama tiga pelaksana swakelola dari masing-masing kelurahan. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan juga diikuti secara daring oleh para camat, lurah, dan kelompok masyarakat (Pokmas) yang akan menjadi pelaksana program di lapangan.

Dalam sambutannya, Vinanda menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran yang dimiliki pemerintah. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan sebuah program pembangunan.

"Keberhasilan pembangunan ini bukan hanya ditentukan dari ketersediaan anggaran. Melainkan juga ditentukan oleh partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Oleh karena itu Program MERATA ini berupaya untuk mendorong partisipasi masyarakat," katanya, Selasa (2/6/2026).

Baca juga: Pemkab Trenggalek Jalin Kerjasama dengan Imigrasi Ponorogo, Cegah Kejahatan Siber hingga TPPO

Bagi warga di tingkat kelurahan, program ini menjadi kesempatan untuk terlibat langsung dalam menentukan kebutuhan lingkungan mereka. Masyarakat tidak lagi hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi juga ikut merencanakan hingga mengawasi pelaksanaannya.

Vinanda menjelaskan, Program MERATA tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fisik. Menurutnya, pembangunan yang baik harus lahir dari kebutuhan nyata masyarakat dan memberikan manfaat yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita niatkan Program MERATA ini sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pembangunan yang betul-betul lahir dari kebutuhan masyarakat. Kemudian dilaksanakan masyarakat dan manfaatnya nyata dirasakan oleh masyarakat," terangnya.

Program tersebut dirancang agar pembangunan tidak terpusat pada wilayah tertentu saja. Setiap kelurahan didorong mengembangkan potensi lokal sekaligus menyelesaikan persoalan yang dihadapi warganya melalui mekanisme swakelola yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada Pokmas, lanjut Vinanda, harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Sebab seluruh kegiatan yang dijalankan menggunakan anggaran negara yang wajib dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.

"Saya tegaskan kepercayaan ini harus diikuti dengan tanggung jawab yang besar. Artinya Bapak Ibu selaku Pokmas akan mengelola seluruh kegiatan pembangunan yang berasal dari uang negara yang mana setiap rupiah dipertanggungjawabkan secara benar, transparan dan akuntabel," tegasnya.

Baca juga: BPBD Kabupaten Tulungagung Antisipasi 20 Desa Rawan Kekeringan di 9 Kecamatan

Pada kesempatan tersebut, Vinanda juga memberikan lima arahan penting kepada para pelaksana program, yakni bekerja sesuai aturan, menjaga integritas sejak tahap perencanaan, memperkuat pengawasan, mengedepankan transparansi, serta menjaga nama baik institusi. 

Ia berharap melalui prinsip-prinsip tersebut, Program MERATA mampu menghadirkan pembangunan yang tidak hanya merata secara fisik, tetapi juga memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungan dan kotanya.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.