10 Tahun Menunggu, Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok Punya Dermaga Baru, Target Beroperasi Akhir 2026
M Zulkodri June 02, 2026 10:03 PM

 

BANGKAPOS.COM--Kabar besar datang dari Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Setelah lebih dari satu dekade hanya menjadi rencana, pembangunan dermaga kedua akhirnya memasuki tahap pelaksanaan dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada Juni 2026.

Proyek yang telah lama dinantikan masyarakat Bangka Belitung itu digadang-gadang menjadi solusi untuk mengurangi antrean kendaraan serta meningkatkan kelancaran arus penyeberangan Bangka–Sumatera, terutama saat musim mudik dan libur panjang.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bangka memastikan proses pembangunan Dermaga 2 Pelabuhan Tanjung Kalian telah dimulai sejak awal April 2026 melalui berbagai persiapan teknis di lapangan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka, Agustinus Cahyo, mengatakan saat ini sejumlah fasilitas pendukung proyek telah dibangun sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan konstruksi utama.

“Untuk Dermaga 2 Pelabuhan Tanjung Kalian, pada prinsipnya kami sudah memulai prosesnya sejak 1 April 2026. Saat ini masih tahap persiapan dan pembangunan fasilitas pendukung,” kata Cahyo kepada Bangkapos.com, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, dalam waktu dekat ASDP akan menggelar groundbreaking atau peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan fisik dermaga baru tersebut.

Pihaknya bahkan telah mengajukan permohonan kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, agar dapat hadir langsung dalam agenda tersebut.

“Rencananya groundbreaking dilaksanakan pada minggu kedua Juni. Mudah-mudahan Pak Gubernur bisa hadir,” ujarnya.

Bentuk Unik, Dua Dermaga Akan Menyerupai Huruf U

Dermaga baru itu akan dibangun tepat di sisi dermaga yang saat ini beroperasi.

Keberadaan dermaga tambahan tersebut nantinya akan membuat kawasan pelabuhan memiliki dua titik sandar kapal yang membentuk konstruksi menyerupai huruf U.

Konsep tersebut diyakini akan meningkatkan efektivitas pelayanan penyeberangan sekaligus mempercepat proses bongkar muat kendaraan dan penumpang.

Cahyo menjelaskan, pembangunan Dermaga 2 dilakukan sepenuhnya di atas lahan milik ASDP sehingga tidak membutuhkan aset milik Pemerintah Kabupaten Bangka Barat maupun pemerintah daerah lainnya.

“Kita tidak menggunakan lahan Pemda. Dermaga kedua berdiri di area milik ASDP Cabang Bangka,” jelasnya.

Baca juga: Sosok Febiola Mantan Artis yang Diduga Terlibat Sindikat Love Scamming Rp41 Miliar

Baca juga: Vokalis Band di Kendari Ditangkap, Diduga Cabuli Anak Tiri Selama Dua Tahun

Dilengkapi Teknologi Movable Bridge

PEMBANGUNAN DERMAGA — Titik lokasi bakal dibangunnya dermaga 2 atau dermaga baru tambahan di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, Selasa (2/6/2026).
PEMBANGUNAN DERMAGA — Titik lokasi bakal dibangunnya dermaga 2 atau dermaga baru tambahan di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, Selasa (2/6/2026). (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Secara spesifikasi, Dermaga 2 akan dibangun dengan teknologi yang hampir sama seperti dermaga utama yang saat ini beroperasi.

Salah satu fitur penting yang tetap dipertahankan adalah teknologi movable bridge atau jembatan bergerak yang mampu menyesuaikan kondisi pasang surut air laut.

Teknologi tersebut memungkinkan aktivitas kapal tetap berjalan optimal meskipun terjadi perubahan ketinggian permukaan air.

“Speknya kurang lebih sama dengan dermaga yang sekarang. Tetap menggunakan movable bridge sehingga dapat menyesuaikan kondisi pasang surut,” terang Cahyo.

Target Beroperasi Sebelum Natal 2026

ASDP menargetkan pembangunan dermaga baru ini dapat selesai dan mulai difungsikan sebelum periode libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Jika seluruh tahapan konstruksi berjalan sesuai jadwal, Dermaga 2 diharapkan sudah bisa mendukung operasional penyeberangan pada akhir tahun nanti.

“Kalau semuanya lancar, saat Natal 2026 kami harapkan Dermaga 2 sudah bisa fungsional. Tahun ini memang kami maksimalkan agar pembangunan bisa selesai,” katanya.

Target tersebut menjadi penting mengingat volume kendaraan dan penumpang di lintasan Tanjung Kalian–Tanjung Api-Api terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Baca juga: Router WiFi Bisa Jadi Alat Mata-Mata, Kenali Identitas Seseorang dengan Akurasi 99,5 Persen

Penantian Panjang Lebih dari Satu Dekade

Pembangunan Dermaga 2 sebenarnya bukanlah proyek baru.

Rencana tersebut sudah muncul sejak 2012 hingga 2013, namun berbagai kendala membuat realisasinya terus tertunda selama lebih dari 10 tahun.

Sementara itu, Pelabuhan Tanjung Api-Api di Sumatera Selatan telah lebih dulu memiliki dua dermaga yang beroperasi.

Ketimpangan kapasitas itu dinilai menjadi salah satu alasan penting mengapa Tanjung Kalian membutuhkan tambahan dermaga.

“Rencana pembangunan ini sebenarnya sudah sangat lama. Baru tahun ini benar-benar bisa direalisasikan,” ungkap Cahyo.

Ia menyebut keberhasilan proyek tersebut menjadi bukti komitmen ASDP dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi laut nasional, khususnya di jalur strategis penghubung Pulau Bangka dan Sumatera.

Dibiayai Puluhan Miliar Rupiah

Untuk merealisasikan proyek tersebut, ASDP menyiapkan anggaran bernilai puluhan miliar rupiah.

Pendanaan pembangunan berasal dari internal perusahaan sebagai bagian dari proyek strategis nasional yang difokuskan pada peningkatan konektivitas antarwilayah.

Meski demikian, rincian nilai investasi proyek masih berada dalam kewenangan kantor pusat ASDP.

“Yang jelas nilainya puluhan miliar rupiah dan pembangunan ini murni menggunakan dana ASDP,” kata Cahyo.

Dampak Besar untuk Arus Penyeberangan

Keberadaan dermaga baru diperkirakan akan membawa dampak signifikan terhadap kelancaran arus transportasi laut di Bangka Belitung.

Selain mengurangi antrean kendaraan pada hari-hari normal, Dermaga 2 juga diproyeksikan menjadi solusi saat terjadi lonjakan penumpang pada musim mudik Lebaran maupun libur akhir tahun.

Dengan bertambahnya fasilitas sandar kapal, waktu tunggu penyeberangan diharapkan dapat ditekan sehingga distribusi barang dan mobilitas masyarakat menjadi lebih cepat.

Setelah bertahun-tahun hanya menjadi wacana, pembangunan Dermaga 2 Tanjung Kalian kini memasuki babak baru.

Jika target selesai akhir 2026 tercapai, pelabuhan utama Bangka Barat itu akan memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dan siap menghadapi peningkatan aktivitas penyeberangan pada tahun-tahun mendatang.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.