Markus Klaim Pembangunan Dermaga Baru Pelabuhan Tanjung Kalian Hasil Lobi sejak Dilantik Jadi Bupati
Ardhina Trisila Sakti June 02, 2026 10:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Bupati Bangka Barat, Markus menyebut bahwa pembangunan dermaga baru di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok merupakan hasil lobi ke ASDP pusat.

Saat ini, diketahui bahwa pembangunan dermaga 2 atau dermaga baru tersebut saat ini sudah mulai dikerjakan dan akan segera dilaksanakan groundbreaking atau peletakan batu pertama.

“Setelah Pak Bup (saya-red) dilantik bersama Wakil Bupati, salah satu agenda yang menjadi skala prioritas itu ya masalah dermaga itu, dermaga ASDP di Tanjung Kalian,” kata Markus, Selasa (2/6/2026).

Lanjut dia, saat itu dirinya mengajak pimpinan DPRD Bangka Barat dan Kepala Bapperda Bangka Barat mendatangi kantor ASDP Pusat.

“Di ASDP Pusat kami menyampaikan bahwa ini harus cepat dan segera dilakukan penambahan dermaga baru,” jelasnya.

Sebab kata dia, seperti yang sudah banyak diketahui, ketika hari-hari besar seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru (Nataru) terkadang terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok.

Tak jarang, padat dan sibuknya aktivitas penyebrangan di hari-hari besar tersebut menimbulkan antrean panjang hingga berkilo-kilo meter.

“Harapannya dengan ada dua dermaga, bisa mempercepat bongkar muat. Kita bersyukur tahun ini PT ASDP merealisasikan. Kalau enggak salah total anggarannya cukup besar,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Markus berharap pengerjaan proyek pembangunan dermaga baru tersebut dapat selesai tepat waktu sehingga pada nataru 2026 nanti sudah dapat beroperasi dan dipergunakan.

“Jadi dapat mempercepat, kapal-kapal yang datang dari Pelabuhan Tanjung Api-Api tidak usah mengantre lama lagi, kalau bisa kan langsung masuk,” tuturnya.

Menurutnya, kehadiran dermaga baru tersebut sudah menjadi harapan dan dambaan masyarakat. 

Lebih lanjut, ditanyai soal peluang kerjasama dalam pengelolaan dermaga pelabuhan tersebut, Markus menyebut bahwa pihaknya sudah berkomunikasi perihal pengelolaan buffer zone (kawasan penyangga) untuk kantong parkir.

“Sudah pernah dibicarakan untuk buffer zone, ada tanah kita (aset Pemkab Bangka Barat-red),” ucapnya.

Namun menurutnya, yang terpenting adalah dapat terealisasinya penambangan dermaga tersebut untuk mempercepat bongkat muat kendaraan.

“Itu sangat mendesak, dan kita bersyukur tahun ini mereka (ASDP-red) merealisasikan itu. Artinya perjuangan kami di tahun kemarin ke ASDP Pusat tidak sia-sia, artinya di tanggapi,” sambungnya.

Lanjut Markus, perjuangan itu telah dirinya lakukan sehak tahun lalu, tepatnya beberapa bulan setelah dirinya dilantik jadi Bupati Bangka Barat.

“Bagi bapak (saya-red) ini sangat urgent, penting bagi Pemerintah Daerah. Bagaimana pun itu juga sebagai salah satu penggerak ekonomi Bangka Barat,” tambahnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.