Bangun Dermaga, Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok Diharapkan Dapat Tambah Frekuensi Trip Kapal Feri
Ardhina Trisila Sakti June 02, 2026 10:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Kehadiran dermaga baru di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok yang saat ini sedang dimulai proses pembangunan diharapkan dapat menambah frekuensi trip kapal feri.

Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok merupakan pelabuhan di Pulau Bangka yang melayani trip penyebrangan orang maupun kendaraan angkutan ke Pelabuhan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan.

Dalam rangka meningkatkan efektivitas lalu lintas penyebrangan, saat ini sedang dimulai pembangunan dermaga 2 atau dermaga baru di pelabuhan yang berada di ujung Barat Pulau Bangka tersebut.

Kendati adanya dermaga baru, penambangan armada kapal feri belum tentu dilakukan. Seperti yang disampaikan GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Agustinus Cahyo.

Dia menyebut, jumlah kapal feri yang saat ini beroperasional pada lintasan Pelabuhan Tanjung Kalian-Pelabuhan Tanjung Api-api atau sebaliknya ada sebanyak 16 kapal.

“Jadi kalau nanti dermaga nambah, belum tentu juga sih kapal akan nambah. Karena kita melihat efektivitas juga. Artinya dermaga 2 diharapkan dapat menambah frekuensi dan tripnya, tapi kapalnya tetap,” kata Cahyo, Selasa (2/6/2026).

Sebab kata dia, dengan jumlah kapal yang ada saat ini, masih banyak off atau tidak beroperasi. 

“Jadi enggak semua 16 kapal itu melaju bersama-sama. Artinya kapal itu digilir, jadwalnya diatur,”  sambungnya.

Dengan begitu, kapal-kapal yang sebelumnya 5 hari jalan atau beroperasional dan 2 off dalam seminggu, dengan adanya dermaga baru dapat menjadi 6 hari operasional dan 1 hari off sehingga jumlah tripnya lebih banyak.

Begitu pula dengan frekuensi keberangkatan dimana saat ini trip perjalan dari Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok ke Pelabuhan Tanjung Api-Api tersedia setiap 2 jam sekali diharapkan dapat disesuaikan jadi lebih sering lagi.

“Kita sesuaikan, karena kan dermaga di Pelabuhan Tanjung Api-Api juga harus siap. Bisa aja berubah dari 2 jam jadi 1 jam,” tuturnya.

Kata Cahyo, hal itu akan dibahas dan dievaluasi lebih lanjut sembari proses pembangunan dermaga 2 Pelabuhan Tanjung Kalian tersebut dikerjakan.

“Kita nanti akam koordinasi dengan regulator, dalam hal ini dengan Perhubungan terkait penyesuaiannya,” imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.