Masa depan Vinicius Junior di Real Madrid masih belum jelas dan semakin memanas seiring mendekatnya perhelatan Piala Dunia.
Tahun terakhir dalam kontraknya bersama Real Madrid akan segera dimulai, dan menurut laporan dari surat kabar Spanyol As, tidak ada perkembangan signifikan yang diharapkan sebelum Piala Dunia dimulai di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni mendatang.
Pembicaraan perpanjangan kontrak Vinicius dengan Real Madrid, yang berlaku hingga 2027, telah ditangguhkan sejak Piala Dunia Antarklub Juli lalu. Turnamen besar yang akan datang ini akan sangat memengaruhi nilai pasarnya dan bisa saja menggagalkan harapan tersembunyi dari manajemen Los Blancos.
Jika pemain berusia 23 tahun itu tampil cemerlang bersama Brasil, kekuatan tawarnya akan meningkat. Klub-klub yang memantau situasinya mungkin akan mempercepat langkah untuk merekrutnya, dengan keyakinan bahwa sisa kontrak satu tahun akan membuat harga jualnya tetap terjangkau. Kondisi ini akan memberi Vinicius ruang untuk menuntut kenaikan gaji dalam negosiasi baru di Madrid.
Menurut AS, pemain sayap tersebut awalnya meminta gaji fantastis sekitar €28 juta per tahun, namun kemudian menurunkan permintaannya agar sebanding dengan rekan setimnya, Kylian Mbappé (sedikit di atas €14 juta per tahun). Tidak ada hambatan berarti yang terlihat untuk mencapai kesepakatan, bahkan Vinicius sempat menyatakan secara terbuka bahwa ia siap memperpanjang kontrak.
Namun, pembicaraan itu kemudian terhenti, sebagian karena Vinicius merasa kurang dihargai di bawah asuhan mantan pelatih Xabi Alonso; perasaan tersebut sempat membaik setelah kedatangan penggantinya, Alvaro Arbeloa. Kini Arbeloa telah meninggalkan klub, dan José Mourinho diperkirakan akan mengambil alih kursi pelatih utama mulai musim depan.
Vinicius Junior dan Real Madrid: Apa yang Terjadi Jika Ia Tampil Buruk di Piala Dunia?
Masih harus dilihat apakah Vinicius akan menerima kehadiran Mourinho di ruang ganti. Ketidakstabilan internal klub hanya menambah ketidakpastian tentang masa depannya, terutama dengan pemilihan presiden yang dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu ini. Presiden saat ini, Florentino Perez, menanggapinya dengan santai ketika ditanya di TVE apakah Vinicius akan segera memperpanjang kontrak: “Saya tidak tahu. Kalau menurut pendapat saya, tentu saja saya ingin dia bertahan. Dia salah satu pemain terbaik di dunia.”
Jika penyerang andalan Selecao yang juga pernah diasuh oleh Carlo Ancelotti itu tampil mengecewakan di Piala Dunia, klub setidaknya bisa terhindar dari risiko kenaikan gaji yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika kedua pihak memutuskan berpisah musim panas ini untuk menghindari kehilangan sang pemain secara gratis tahun depan, performa buruk di turnamen bisa menurunkan nilai jualnya dan membatasi dana untuk mendatangkan pengganti.
Bagaimanapun juga, waktu berpihak kepada Vinicius, bukan Real Madrid. Kedua pihak masih ingin melanjutkan kerja sama. Menurut AS, pihak pemain belum menolak tawaran perpanjangan dan tidak berencana meninggalkan klub secara gratis pada 2027. Prioritas utamanya tetap bertahan bersama Los Blancos.
Catatan Gol Vinicius untuk Brasil Masih Terbilang Rendah
Vinicius, yang bergabung dengan Madrid dari Flamengo pada 2018 saat berusia 18 tahun, menjalani musim yang cukup baik meski belum gemilang. Real gagal meraih gelar untuk musim kedua berturut-turut, sementara sang bintang tim nasional Brasil sempat kehilangan tempat utama di bawah Alonso dan bahkan beberapa kali mendapat cemooh dari pendukung sendiri. Statistiknya—22 gol dan 14 assist dalam 53 pertandingan di semua kompetisi musim 2025/26—terbilang solid, namun masih menyisakan kesan belum maksimal.
Di Piala Dunia, Brasil dan Vinicius berada di lingkar luar kandidat juara. Tim dengan lima gelar tersebut tidak termasuk dalam jajaran unggulan utama; performa mereka di kualifikasi terlalu tidak konsisten dan jumlah poin yang dikumpulkan tergolong rendah dalam sejarah. Favorit utama versi bandar taruhan adalah Prancis, Spanyol, dan Argentina yang memiliki kedalaman skuad lebih baik.
Dalam 48 penampilan internasional, Vinicius baru mencetak sembilan gol—angka yang tergolong minim untuk pemain sekelasnya. Namun, akhir pekan lalu ia menyalakan kembali optimisme dengan mencetak gol cepat dan memberi assist dalam kemenangan 6-2 Brasil atas Panama di laga uji coba. Penyerang Real Madrid itu mencetak gol di menit-menit awal dan memberikan umpan gol; laga pemanasan terakhir melawan Mesir akan digelar pada Sabtu ini.
Brasil akan memulai perjalanan di Piala Dunia pada 12 Juni melawan tim kuda hitam Maroko, lalu menghadapi Skotlandia dan Haiti di fase grup.
Apakah Vinicius Siap Bersinar di Piala Dunia? Rekam Jejak Internasionalnya dalam Angka
Debut Internasional:
11 September 2019 (kalah 0–1 vs. Peru, laga persahabatan)
Jumlah Pertandingan Internasional:
48
Jumlah Gol:
9
Jumlah Assist:
9
Turnamen Besar:
Copa América 2021 (4 laga, 0 gol, runner-up), Piala Dunia 2022 (4 laga, 1 gol, perempat final), Copa América 2024 (3 laga, 2 gol, perempat final).