Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut Tanjunguban–Tanjungpinang yang Tewaskan Iskandar
Eko Setiawan June 02, 2026 10:26 PM

TRIBUNBATAM.id, BINTAN – Kurangnya konsentrasi saat berkendara diduga menjadi penyebab kecelakaan maut yang terjadi di ruas Jalan Raya Tanjunguban–Tanjungpinang, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 08.20 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel berwarna oranye dengan nomor polisi BP 8967 BY dan sepeda motor Yamaha Jupiter Z BP 5910 IB. Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor bernama Iskandar meninggal dunia.

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana melalui Kasi Humas Polres Bintan AKP Bako mengatakan, hasil penyelidikan awal menunjukkan korban diduga kurang waspada saat mengendarai kendaraannya hingga keluar dari jalur.

"Dugaan sementara korban kurang waspada dan keluar jalur," ujar AKP Bako.

Ia menjelaskan, sebelum kejadian truk Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan Dede Yusup bersama seorang penumpang melaju dari arah Simpang Lagoi menuju Tanjunguban.

Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang dikendarai Iskandar. Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, korban diduga kehilangan konsentrasi karena melihat ke arah kanan jalan, tepatnya ke area kebun nursery, sehingga tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya.

Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai korban masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk yang sedang melaju dari arah Tanjungpinang menuju Tanjunguban.

"Sopir truk sempat melakukan pengereman, namun karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari," kata Bako.

Usai kejadian, korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Sungai Kecil. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Saat ini kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mapolres Bintan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kasus tersebut masih ditangani oleh Satlantas Polres Bintan.

"Kelanjutannya akan kami sampaikan lebih lanjut setelah proses pemeriksaan selesai," tutupnya.(TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.