Piala Dunia FIFA 2026: Tim nasional Jerman akan menghadapi Piala Dunia berikutnya dengan tekanan besar. Dua kali tersingkir di fase grup secara beruntun telah menurunkan reputasi mereka secara signifikan. Tujuan utama kini jelas, memperbaiki kesalahan masa lalu dan melangkah maju.
Julian Nagelsmann mengambil alih jabatan pelatih sebelum Euro 2024. Ia memperkenalkan sejumlah pemain muda dan berusaha membangun ulang tim. Jerman mencapai perempat final di turnamen tersebut namun kalah dari Spanyol. Nagelsmann menilai bahwa jarak kualitas antara kedua tim tidak terlalu jauh, meskipun mereka kalah.
Ia tetap yakin bahwa Jerman bisa menjadi juara dunia dalam waktu dekat. Keyakinan itu belum berubah. Namun, beberapa keputusannya menunjukkan adanya keraguan. Salah satunya adalah keputusan memanggil kembali Manuel Neuer setelah sang kiper sempat pensiun dari tim nasional.
Neuer kembali setelah lebih dari dua tahun absen dari sepak bola internasional. Ia juga menjadi satu-satunya pemain tersisa dari skuad Jerman yang menjuarai Piala Dunia 2014. Pengalamannya dianggap sebagai tambahan penting bagi tim.
Nagelsmann menegaskan bahwa posisi penjaga gawang tidak menjadi masalah. Namun, keputusan tersebut memunculkan pertanyaan tentang tingkat kepercayaan terhadap kiper muda. Riwayat cedera Neuer juga menambah risiko dari langkah ini.
Skuad Jerman kali ini memiliki rata-rata usia yang lebih tinggi dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya. Bahkan, ini menjadi skuad tertua sejak tahun 2002. Joshua Kimmich akan memimpin tim sebagai kapten.
Secara teori, fase grup tampak cukup mudah. Mereka akan menghadapi Curaçao, Pantai Gading, dan Ekuador. Format baru turnamen juga membantu karena lebih banyak tim yang lolos ke babak gugur.
Meski demikian, kekhawatiran tetap ada. Jerman masih kesulitan menghadapi tim-tim besar Eropa dalam laga uji coba terakhir. Lini pertahanan masih menjadi titik lemah dengan kebobolan yang cukup banyak di pertandingan persahabatan.
Lini serang terlihat lebih menjanjikan dibandingkan pertahanan. Jamal Musiala dan Florian Wirtz menjadi pemain kreatif utama. Namun, absennya Serge Gnabry karena cedera menjadi pukulan tersendiri.
Beberapa pemain muda juga menunggu kesempatan tampil. Jerman masih mencari keseimbangan antara pengalaman dan darah muda. Fokus utama kini adalah menghindari kegagalan di fase grup dan mengembalikan reputasi mereka di panggung dunia.
Jerman diperkirakan akan menggunakan formasi 4-2-3-1 di bawah arahan Julian Nagelsmann pada Piala Dunia 2026. Formasi ini sering digunakan olehnya dan sesuai dengan keseimbangan skuad saat ini.
Marc-André ter Stegen diprediksi akan menjadi penjaga gawang utama. Ia membawa pengalaman dan konsistensi di lini belakang.
Di lini pertahanan, Robin Gosens kemungkinan akan mengisi posisi bek kiri. Antonio Rüdiger dan Jonathan Tah akan menjadi pasangan bek tengah, sementara Thilo Kehrer diharapkan menempati posisi bek kanan meski posisi aslinya adalah bek tengah.
Untuk lini tengah, Joshua Kimmich dan Leon Goretzka menjadi pilihan utama sebagai gelandang bertahan ganda. Keduanya sudah sering bermain bersama di Bayern München. Angelo Stiller juga bisa menjadi opsi tergantung kebutuhan taktik dan kondisi kebugaran.
Lini serang diisi oleh pemain-pemain kreatif. Leroy Sané kemungkinan besar akan bermain di salah satu sayap, sementara Jamal Musiala dan Florian Wirtz akan beroperasi di posisi sentral di belakang penyerang utama.
Kai Havertz diprediksi menjadi ujung tombak sebagai false nine. Meski bukan striker murni, gaya bermainnya sesuai dengan sistem Nagelsmann. Serge Gnabry kemungkinan akan dimanfaatkan sebagai pemain pengganti untuk memberi dampak dari bangku cadangan.
Susunan pemain prediksi: Ter Stegen, Gosens, Rüdiger, Tah, Kehrer, Kimmich, Goretzka, Sané, Musiala, Wirtz, Havertz.
Kekuatan utama Jerman terletak pada kreativitas dan penguasaan lini tengah. Kekhawatiran terbesar tetap pada penyelesaian akhir dan efektivitas mencetak gol di laga-laga besar.
Jerman memasuki Piala Dunia 2026 dengan tekanan setelah dua kali tersingkir di fase grup pada 2018 dan 2022. Tim kini berusaha bangkit di bawah arahan Julian Nagelsmann. Mereka menunjukkan kemajuan dengan lolos kualifikasi melalui lima kemenangan dari enam pertandingan.
Nagelsmann memadukan pemain muda dan pemain berpengalaman dalam skuadnya. Pemain muda utama termasuk Jamal Musiala, Florian Wirtz, dan Lennart Karl. Sementara itu, nama-nama senior seperti Joshua Kimmich, Antonio Rüdiger, dan Manuel Neuer memberikan keseimbangan dan pengalaman.
Kembalinya Neuer dari masa pensiun internasional menjadi salah satu topik utama. Ia diperkirakan akan kembali menjadi kiper utama. Kimmich tetap menjadi kapten dan figur sentral dalam tim.
Jadwal fase grup Jerman terlihat cukup menguntungkan di atas kertas. Mereka akan membuka pertandingan melawan Curaçao pada 14 Juni di Houston. Laga kedua menghadapi Pantai Gading pada 20 Juni di Toronto, dan pertandingan terakhir melawan Ekuador pada 25 Juni di New Jersey.
Lini serang akan berpusat pada Musiala dan Wirtz. Keduanya diharapkan menciptakan peluang dan memimpin serangan. Karl juga menjadi opsi menarik dari bangku cadangan.
Meski begitu, masih ada kekhawatiran di lini depan. Jerman belum memiliki striker murni yang tajam. Kai Havertz kemungkinan kembali dimainkan sebagai false nine, sementara Niclas Füllkrug tidak masuk skuad setelah performa buruk di level klub.
Stabilitas di lini tengah diharapkan datang dari pemain seperti Goretzka dan Aleksandar Pavlović. Kimmich juga berpotensi dimainkan sebagai bek kanan bila diperlukan.
Dari sisi pertahanan, Jerman masih perlu peningkatan terutama saat menghadapi tim-tim besar. Tantangan utama Nagelsmann adalah menemukan keseimbangan yang tepat di bawah tekanan turnamen besar.
Meski banyak pertanyaan yang tersisa, Jerman tetap diunggulkan untuk lolos ke babak gugur. Format baru Piala Dunia yang diperluas juga meningkatkan peluang mereka untuk melaju. Ujian sesungguhnya akan datang di babak selanjutnya.
J: Julian Nagelsmann adalah pelatih kepala tim nasional Jerman untuk Piala Dunia 2026.
J: Joshua Kimmich akan menjadi kapten tim Jerman pada Piala Dunia 2026.
J: Manuel Neuer kembali dari masa pensiun internasional.
J: Jerman diperkirakan akan menggunakan formasi 4-2-3-1 di bawah Julian Nagelsmann.
J: Jamal Musiala dan Florian Wirtz menjadi pemain kreatif utama di lini serang Jerman.