Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani | Abdya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin mengingatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten setempat, mulai tahun ajaran baru tidak ada lagi siswa-siswa yang tidak bisa baca Al-Quran yang diluluskan.
Hal itu ditegaskan Safaruddin pada momentum pelantikan 26 pejabat eselon III, IV, dan empat Kepala Puskesmas dalam lingkungan pemerintah kabupaten setempat, yang berlangsung di Lobi Kantor Bupati Abdya, Selasa (2/6/2026).
"Setidaknya ada rekomendasi pimpinan dayah, MPU, Dinas Syariat Islam, dan Dinas Dayah. Saya minta untuk mencari formulasi, didiskusikan ini, agar yang masuk SMP, yang masuk SMA, itu wajib sudah bisa baca Al-Quran," ungkap Safaruddin.
Baca juga: 26 Pejabat dan Empat Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Nama-nama dan Jabatannya
Terkait persoalan ini, tegas Safaruddin, tidak ada backing-backingan, sekalipun itu anak bupati dan pejabat.
"Formulasinya mulai tahun ajaran baru ini. Semua yang masuk sekolah SMP, SMA sudah bisa baca AL-Quran, setidaknya pengumumannya mulai sekarang," ucapnya.
"Jadi, ada waktu mereka untuk memperlancar dan ulang kaji pesantren dan tempat-tempat mengaji, sehingga hidup lagi di suasana pengajian," ucapnya.
Safaruddin juga menegaskan bahwa anak-anak usia produktif (sekolah) tidak boleh lagi berkeliaran di luar rumah di atas jam 22.00 WIB.
"Saya akan bagi beberapa SKPK dengan Camat, kita bagi ke desa-desa untuk mengurusi ini, supaya kita hidupkan balai-balai pengajian. Kalau ada kendalanya, balai-balai itu segera dibantu dan cari jalan keluarnya," pungkas Safaruddin. (*)