Jerman bersiap menghadapi Piala Dunia 2026 dengan komposisi skuad yang mengalami banyak perubahan. Di bawah arahan Julian Nagelsmann, tim ini tampak seperti berada di fase transisi — tidak lagi dipenuhi oleh nama-nama besar seperti Toni Kroos atau Mesut Ozil, melainkan oleh talenta muda seperti Florian Wirtz dan Jamal Musiala, serta pemain senior berpengalaman seperti Joshua Kimmich dan Manuel Neuer.
Daftar skuad resmi Jerman untuk turnamen ini diumumkan pada pertengahan Mei, dan kehadiran kembali Manuel Neuer menjadi topik perdebatan hangat. Kiper Bayern Munich tersebut sebelumnya telah menyatakan pensiun dari sepak bola internasional setelah Euro 2024, dengan Oliver Baumann menggantikan posisinya sebagai penjaga gawang utama.
Namun, setelah memperpanjang kontrak satu tahun bersama Bayern, Neuer kini kembali ke panggung internasional. Laporan menunjukkan bahwa ia berpeluang besar merebut kembali posisi nomor satu dari Baumann.
Pakar sepak bola Jerman dari FootballTransfers, Tom Weber, memberikan pandangannya: “Kembalinya Neuer seharusnya bukan hal yang menimbulkan banyak polemik. Kehadiran penjaga gawang kelas dunia justru patut disambut baik. Namun, konteks di balik keputusannya itulah yang menimbulkan kontroversi.”
Ia menambahkan, “Neuer telah berusia 40 tahun dan memutuskan pensiun setelah Euro 2024. Ia juga tidak ikut dalam fase kualifikasi, sehingga tidak memberikan sumbangsih langsung terhadap keberhasilan Jerman lolos ke Piala Dunia. Selain itu, kondisi fisiknya kerap bermasalah. Bahkan, ia baru saja digantikan karena cedera betis ringan pada laga terakhir Bayern di Bundesliga.”
Weber juga mempertanyakan kesiapan fisik Neuer menghadapi jadwal padat dan kondisi cuaca di Amerika Utara. “Jika tubuhnya tidak mampu bertahan, apakah bijak mengganti kiper utama di tengah turnamen?” ujarnya.
Menurutnya, persoalan utama justru terletak pada cara Nagelsmann mengelola situasi ini. Dengan Marc-Andre ter Stegen yang lama cedera, Baumann sebelumnya telah ditetapkan sebagai kiper utama. Namun, hanya beberapa minggu sebelum turnamen dimulai, keputusan itu berubah secara mendadak.
Selain itu, beberapa nama besar tidak masuk dalam skuad Jerman kali ini, di antaranya Serge Gnabry yang masih cedera, Said El Mala, serta Karim Adeyemi. Sebagai gantinya, Nagelsmann memilih Maximilian Beier dan menjelaskan alasannya: “Saya suka pemain yang bisa bermain di banyak posisi. Karim tampil bagus di paruh pertama musim, tapi performanya menurun di paruh kedua. Sementara Maxi bisa menjadi opsi fleksibel sebagai pemain pengganti yang bisa memberikan banyak kontribusi.”
Jika seluruh pemain dalam kondisi bugar, kemungkinan formasi utama Jerman di Piala Dunia 2026 adalah (4-3-3): Neuer; Kimmich, Tah, Schlotterbeck, Brown; Nmecha, Pavlovic; Sane, Musiala, Wirtz; Havertz.
Nagelsmann tampaknya akan mempercayakan posisi kiper kepada Neuer, sekalipun keputusan itu menjadi pukulan bagi Oliver Baumann. Di lini belakang, duet Nico Schlotterbeck dan Jonathan Tah masih menjadi pilihan utama, meski Antonio Rudiger tetap menjadi alternatif berpengalaman.
Posisi bek kiri masih diperebutkan antara Nathaniel Brown dan David Raum. Brown dari Eintracht Frankfurt tampil sebagai starter saat laga uji coba melawan Finlandia dan berpeluang besar mempertahankan posisinya.
Dengan Kimmich bermain di sisi kanan, lini tengah akan diisi oleh Felix Nmecha dan Aleksandar Pavlovic. Di depan mereka, Jamal Musiala dan Florian Wirtz akan mengisi lini serang bersama Leroy Sane, yang tampil impresif dalam laga uji coba terakhir. Sementara di lini depan, Kai Havertz tampaknya akan menjadi pilihan utama setelah performa gemilangnya di final Liga Champions.
Menjelang usaha Jerman meraih gelar Piala Dunia kelima, euforia juga terasa di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia. LEGO bahkan merilis edisi khusus trofi Piala Dunia serta versi miniatur bola resmi turnamen FIFA 2026™ yang dapat dibuka dan menampilkan miniatur stadion penuh penonton.
Di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, semangat Piala Dunia sudah mulai terasa. Antusiasme masyarakat terlihat dari meningkatnya permintaan perlengkapan sepak bola di toko-toko setempat. Salah satunya adalah Rudi Sport, toko yang berdiri sejak 1994 di kawasan Terminal Bus Pati Rumbih.
Pemiliknya, Rudi Abidinsyah atau Coach Rudi, mengatakan, “Setiap kali Piala Dunia digelar, semangat masyarakat terhadap sepak bola meningkat drastis. Penjualan jersey tim nasional favorit seperti Spanyol, Portugal, Argentina, dan Brasil selalu melonjak.”
Ia menambahkan bahwa jersey tim nasional dijual dengan harga antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per lembar. Tim-tim besar seperti Argentina, Jerman, dan Prancis menjadi yang paling banyak dicari oleh pelanggan.
Sebagai pelatih dan pendiri Sekolah Sepak Bola (SSB) Rudi Sport sejak 2007, Rudi menilai setiap edisi Piala Dunia selalu melahirkan bintang baru. “Setiap turnamen menghadirkan cerita berbeda dan pemain baru yang mencuri perhatian,” ujarnya.
Meski Italia gagal lolos ke Piala Dunia kali ini, Rudi tetap bersemangat. “Saya akan mendukung Belanda. Saya yakin mereka bisa juara dunia tahun ini,” katanya optimistis.
Lebih dari sekadar kompetisi, Rudi berharap Piala Dunia dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan sepak bola Indonesia. “Momen seperti ini harus jadi motivasi agar suatu hari nanti Timnas Indonesia bisa tampil di Piala Dunia,” tegasnya.
Ia juga berharap pemerintah dan KONI memberikan lebih banyak dukungan untuk pembinaan usia muda di Kotawaringin Timur. “Masih banyak tantangan di sini, terutama soal pendanaan dan pembinaan. Dukungan yang lebih besar sangat dibutuhkan,” pungkasnya.
Piala Dunia FIFA 2026 akan dimulai pada 11 Juni hingga 19 Juli, diikuti oleh 48 tim dari berbagai negara. Turnamen ini akan digelar di tiga negara tuan rumah — Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko — dengan jumlah pertandingan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026
Kamis, 11 Juni
Grup A: Meksiko vs Afrika Selatan, kick-off 23.00 - Mexico City, Meksiko
Jumat, 12 Juni
Grup A: Korea Selatan vs Republik Ceko, 06.00 - Zapopan, Meksiko
Grup B: Kanada vs Bosnia & Herzegovina, 23.00 - Toronto, Kanada
Sabtu, 13 Juni
Grup D: Amerika Serikat vs Paraguay, 05.00 - Los Angeles, AS
Grup B: Qatar vs Swiss, 23.00 - Santa Clara, AS
Minggu, 14 Juni
Grup C: Brasil vs Maroko, 02.00 - New Jersey, AS
Grup C: Haiti vs Skotlandia, 05.00 - Foxborough, AS
Grup D: Australia vs Turki, 08.00 - Vancouver, Kanada
Grup E: Jerman vs Curaçao, 21.00 - Houston, AS
Senin, 15 Juni
Grup F: Belanda vs Jepang, 00.00 - Arlington, AS
Grup E: Pantai Gading vs Ekuador, 03.00 - Philadelphia, AS
Grup F: Swedia vs Tunisia, 06.00 - Guadalupe, Meksiko
Grup H: Spanyol vs Tanjung Verde, 20.00 - Atlanta, AS
Grup G: Belgia vs Mesir, 23.00 - Seattle, AS
...(jadwal selanjutnya mengikuti urutan lengkap sebagaimana tercantum dalam sumber asli hingga final pada 19 Juli di New Jersey)...