TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Lazio lebih pilih pertahankan eks Real Madrid, Mario Gila, ketimbang menjual sang pemain ke Napoli atau AC Milan.
Seperti yang diketahui, Mario Gila santer dikabarkan menjadi incaran Napoli dan AC Milan.
Hal ini tak lepas dari reputasi bek tengah Lazio itu sebagai salah satu pemain belakang terbaik Serie A dalam dua belas bulan terakhir.
Di sisi lain, kontrak mantan pemain Real Madrid itu akan berakhir pada musim 2026/2027 mendatang, tepatnya pada Juni 2027.
Baca juga: Update Manuver AC Milan Gaet Pelatih Baru, Eks Juru Taktik Tim Inggris Jadi Kandidat Kuat
Baca juga: Sinyal Eksodus Skuad AC Milan, Tak Hanya Rafael Leao, 7 Pemain Juga Kans Angkat Kaki
Sehingga, tim peminat bisa mendapatkan Mario Gila dengan harga lebih murah pada bursa transfer musim panas 2026.
Terkait Napoli, menurut pakar transfer kenamaan Italia, Fabrizio Romano, via CalcioMercato, Partenopei telah memantau Mario Gila selama lebih dari sebulan.
Lebih lanjut, bek Spanyol itu telah muncul sebagai prioritas utama di lini pertahanan di bawah pelatih baru Massimiliano Allegri dan direktur olahraga Giovanni Manna.
Kekaguman pribadi Allegri terhadap pemain tersebut, yang telah mengidentifikasi Gila sebagai target selama masa jabatannya di Milan, menambah momentum lebih lanjut pada perburuan Napoli.
Prospek bermain di Liga Champions dipahami sangat menarik bagi pemain Spanyol tersebut.
Ya, Gila memang belum pernah bermain di Liga Champions, mengingat Lazio tak lolos kompetisi teratas di Eropa itu dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara di Real Madrid, bek Spanyol itu lebih banyak bermain untuk tim B.
Di siis lain, keakrabannya dengan Serie A berarti tidak akan ada masa adaptasi yang diperlukan.
Sementara terkait AC Milan, ketertarikan Rossoneri kepada Mario Gila pada dasarnya telah terhenti setelah perombakan kepemimpinan mereka, dengan Gila menjadi favorit direktur olahraga yang akan segera meninggalkan jabatannya, Igli Tare.
Meski begitu, Lazio memiliki sikap berbeda terkait Mario Gila.
Dilansir dari Football Italia, alih-alih melepas bek label Real Madrid itu untuk mendapat uang, Biancocelesti justru ingin mempertahankan sang pemain untuk satu musim kedepan.
Hal ini dikarenakan tim asal Roma itu telah berulang kali menunjukkan di bawah kepemimpinan Lotito bahwa mereka lebih memilih kehilangan pemain secara cuma-cuma daripada bernegosiasi di bawah tekanan.
(TribunJatimTimur.com)