SURYA.CO.ID, SURABAYA - Piala Dunia 2026 akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meski Indonesia tidak berpartisipasi dalam ajang ini, antusiasme penggemar sepak bola Tanah Air tetap tinggi untuk menyambut pesta akbar empat tahunan tersebut.
Ajang Piala Dunia kali ini menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen, karena untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus dan diikuti oleh 48 tim nasional peserta.
Jumlah tersebut meningkat dari edisi sebelumnya yang hanya melibatkan 32 tim.
Euforia Piala Dunia 2026 turut dirasakan oleh asisten pelatih Madura United, Rakhmat Basuki. Ia menilai bahwa turnamen tahun ini akan menghadirkan persaingan yang lebih menarik dan sulit diprediksi.
Pelatih asal Madura tersebut mengatakan bahwa kekuatan tim-tim peserta cukup merata, sehingga kompetisi di babak grup akan berjalan ketat.
“Pembagian grup kali ini saya rasa cukup seimbang. Tim-tim besar tampaknya tidak akan menemui kesulitan besar untuk lolos dari fase grup,” ujar Rakhmat Basuki kepada surya.co.id.
Ia kemudian menyoroti Grup F yang menurutnya akan menjadi salah satu grup paling menantang. “Mungkin yang sedikit sengit adalah Grup F. Belanda harus bekerja ekstra keras untuk menghadapi Jepang, Swedia, dan Tunisia,” tambahnya.
Grup F Piala Dunia 2026 diisi oleh Belanda, Jepang, Swedia, dan Tunisia.
Belanda, meskipun selalu diperkuat pemain-pemain bintang di setiap edisi, belum pernah meraih gelar juara dunia. Tim Oranje tercatat tiga kali menjadi runner-up pada tahun 1974, 1978, dan 2010, serta sekali menduduki peringkat ketiga pada Piala Dunia 2014.
Swedia juga belum pernah menjuarai Piala Dunia sepanjang sejarah keikutsertaannya. Negara Skandinavia itu pernah menjadi runner-up pada edisi 1958, dua kali finis di posisi ketiga pada tahun 1950 dan 1994, serta satu kali menempati posisi keempat pada edisi 1938.
Kedua kekuatan besar Eropa tersebut akan menghadapi dua tim lain yang sedang mengalami perkembangan pesat dalam dunia sepak bola.
Jepang kini dianggap sebagai penantang serius. Meski belum pernah mencatat prestasi besar di Piala Dunia, tim berjuluk Negeri Sakura itu menunjukkan peningkatan signifikan. Hal serupa juga berlaku bagi Tunisia yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
“Tiga negara yang saya sebutkan terakhir sepak bolanya sedang berkembang pesat, terutama Jepang dan Tunisia,” pungkas Rakhmat Basuki.
Persaingan di Grup F akan dibuka dengan laga Belanda melawan Jepang di Stadion Dallas (AT&T Stadium) pada Minggu (14/6/2026). Pertandingan berikutnya mempertemukan Swedia dan Tunisia di Stadion Monterrey (BBVA Stadium) pada Senin (15/6/2026).