Sebar Bantuan Sembako, Yayasan Amal Indonesia Sasar Pesantren Tahfiz dan Disabilitas
Wahyu Gilang Putranto June 03, 2026 01:20 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Yayasan Amal Indonesia (YAI) menyalurkan total 2,5 ton beras dan bantuan sembako kepada 15 pesantren duafa dan pesantren disabilitas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk periode bulan Mei 2026.

Bantuan didistribusikan ke sejumlah pesantren tahfiz Al-Qur’an nonkomersial, termasuk pesantren khusus santri tunarungu di bawah naungan Yayasan Abata Indonesia.

Satu di antaranya Pondok Pesantren Kauny Quran, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.

Manager Program Yayasan Amal Indonesia, Iqbal Ibnu Mahfudz, mengatakan program sedekah beras dan sembako menjadi salah satu program rutin yayasan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar para santri dhuafa dan penyandang disabilitas.

“Selain beras, kami juga mendistribusikan sembako. Alhamdulillah manfaat nyatanya, setelah kita fokus memberikan beras dan sembako, semua pesantren-pesantren ini tidak ada yang kekurangan beras dan kebutuhan pokok,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Menurut Iqbal, seluruh pesantren penerima bantuan merupakan pesantren gratis yang tidak memungut biaya pendidikan dari para santri.

Ia menyebut sebagian besar pesantren penerima bantuan berada di bawah naungan Yayasan Penghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum (YAPAST) dan Yayasan Wakaf Kauny Internasional (YWKI).

“Terbanyak, pesantren-pesantren di bawah naungan Yayasan Penghafal Al-Qur’an Semudah Tersenyum (YAPAST) dan Yayasan Wakaf Kauny Internasional (YWKI), pesantren-pesantren ini inisiasi Ustaz Bobby Herwibowo, guru kami,” jelasnya.

Baca juga: Kurban Sapi Bantuan Presiden Prabowo Subianto dalam Perspektif Fikih Islam

Selain menjalankan program distribusi bantuan pangan, Yayasan Amal Indonesia juga telah memperoleh status Mitra Pengelola Zakat (MPZ).

Dengan status tersebut, yayasan akan mulai menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta wakaf.

Ketua Yayasan Amal Indonesia, Ustaz H Azwar Riza, mengatakan yayasan yang berdiri sejak 2013 itu memiliki fokus membantu pemenuhan kebutuhan dasar, pendidikan, dan kesehatan bagi dhuafa serta penyandang disabilitas.

“Amal Indonesia berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dalam upaya memperluas manfaat, Amal Indonesia mengajak kerja sama berbagai pihak untuk memberikan kontribusi terbaik bagi para dhuafa dan penyandang disabilitas,” kata Azwar Riza.

Ia menambahkan, Yayasan Amal Indonesia secara bertahap akan memperluas jangkauan operasional ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Visi kami menjadi pusat jaringan distribusi amal kebaikan masyarakat Indonesia yang terpercaya untuk mewujudkan kemandirian, kesehatan, dan pendidikan saudara-saudara kita para dhuafa dan disabilitas,” tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.