Steffen Freund menilai bahwa Inggris saat ini memiliki kesiapan yang lebih baik dibandingkan Jerman untuk bersaing di Piala Dunia 2026, meskipun ia memperingatkan adanya potensi hambatan bagi Thomas Tuchel. Mantan gelandang Tottenham Hotspur dan Borussia Dortmund tersebut berpendapat bahwa meski skuad The Three Lions memiliki kedalaman yang lebih unggul, sejarah manajer dalam mengelola pemain bisa menjadi ancaman bagi upaya mereka merebut trofi.
The Three Lions dijagokan sebagai kandidat juara Piala Dunia
Mantan pemain internasional Jerman itu memberikan penilaian mengejutkan terhadap situasi sepak bola internasional, dengan menyebut bahwa Inggris berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan negaranya untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Meskipun Jerman memiliki talenta seperti Jamal Musiala dan Florian Wirtz, Freund menilai bahwa kedalaman skuad mereka masih belum mencapai level elit yang dibutuhkan untuk mendominasi panggung global di Amerika Utara.
Freund menjelaskan kepada Betway alasan di balik penilaiannya yang menempatkan The Three Lions di atas tim nasional Jerman. “Mereka jelas memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan Piala Dunia dibandingkan Jerman. Semua orang di Inggris harus memahami bahwa sulit bagi Tuchel untuk menentukan 26 pemain terakhir karena Inggris memiliki lebih banyak pilihan,” ujarnya.
“Kami masih banyak berdiskusi di Jerman mengenai beberapa pemain. Misalnya, apakah Matthias Ginter atau Said El Mala seharusnya masuk skuad. Tapi bagi Thomas Tuchel di Inggris, tugasnya jauh lebih sulit,” tambahnya.
Faktor Tuchel dan potensi kendala
Walau penunjukan Tuchel telah membawa sentuhan taktik yang lebih matang dalam tim Inggris, Freund menyoroti satu area yang bisa menjadi masalah. Setelah mengamati karier Tuchel di Bundesliga dan Liga Primer Inggris, mantan pemain Spurs itu menilai hubungan pribadi sang pelatih dengan para pemainnya bisa menjadi faktor penentu apakah Inggris mampu menghadapi tekanan di tahap akhir turnamen besar.
Freund memperingatkan: “Dari sudut pandang Jerman, saya berharap ia bisa membuat tim tetap kompak. Jika kita pernah melihat kelemahan Tuchel, itu adalah kesulitannya dalam menjalin hubungan individu dengan para pemain. Dalam hal ini, terlihat bahwa Kompany melakukan pekerjaan yang lebih baik di Bayern München dibandingkan Tuchel. Karena itu, sangat penting di Piala Dunia nanti, sebab kalian akan bersama selama enam atau tujuh minggu jika mencapai final, dan tidak mudah ketika semua 26 pemain ingin bermain.”
Kesulitan Jerman dan jalan panjang ke depan
Menurut Freund, prospek Jerman masih suram karena adanya kesenjangan besar antara tim asuhan Julian Nagelsmann dan tim-tim terbaik dunia.
Meski memiliki pemain bintang Liverpool seperti Wirtz, Freund menegaskan bahwa skuad Jerman kekurangan keseimbangan untuk menghadapi tim-tim besar seperti Brasil atau Prancis di fase gugur, terutama dengan perjalanan panjang dan kondisi cuaca yang berat selama turnamen 2026.
“Itulah yang saya katakan empat tahun lalu di Qatar – kami tidak bisa menjadi juara. Kami tidak bisa memenangkan Piala Dunia,” ujar Freund dengan tegas. “Kami punya beberapa talenta muda seperti Lennart Karl, Musiala, dan Wirtz, tapi kami tidak memiliki kedalaman skuad yang kuat seperti Inggris, Prancis, atau Spanyol. Lalu ada Brasil dan Argentina yang juga bisa mengalahkan Jerman. Sebagai orang Jerman, saya ingin berkata bahwa kami bisa memenangkan Piala Dunia, tapi sayangnya, saya tidak berpikir demikian.”
Inggris & Jerman: Kick-off Piala Dunia 2026
Jerman tergabung di Grup E bersama Curaçao, Pantai Gading, dan Ekuador. Tim juara dunia empat kali itu akan memulai turnamen mereka pada 14 Juni melawan Curaçao di Stadion NRG, Houston.
Sementara itu, Inggris berada di Grup L dan harus menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Kroasia, Ghana, dan Panama. The Three Lions dijadwalkan memulai perjuangan mereka pada 17 Juni dengan laga pembuka berintensitas tinggi melawan Kroasia di Stadion AT&T, Texas.
Laga tersebut diprediksi akan menjadi ujian krusial sejak awal, yang kemungkinan besar menentukan siapa yang akan finis di posisi teratas Grup L.