BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Respons cepat Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, terhadap keluhan warga terkait minimnya bak sampah di kawasan pedestrian Jalan Hadji Boejasin atau Palpalan Pelaihari menuai apresiasi.
Hanya berselang beberapa jam setelah menerima informasi dan keluhan masyarakat pada Selasa kemarin, DPRKPLH Tala langsung memobilisasi sejumlah bak sampah portable ke kawasan yang kini menjadi salah satu ruang publik favorit warga tersebut.
Pantauan di lokasi, Rabu (3/6/2026), beberapa unit bak sampah portable telah ditempatkan di sepanjang deretan pedestrian depan Kantor Pengadilan Negeri Pelaihari.
Jika sebelumnya di kawasan itu hanya terdapat satu unit bak sampah di ujung depan kantor Pengadilan Negeri, kini terdapat dua unit tambahan yang disediakan untuk memudahkan pengunjung membuang sampah pada tempatnya.
Penambahan fasilitas tersebut menjadi tindak lanjut atas aspirasi warga yang sebelumnya mengeluhkan hampir tidak adanya bak sampah di kawasan pedestrian mulai dari depan Kantor Dinas Kesehatan Tala, Pengadilan Agama, Kantor Kementerian Agama hingga Pengadilan Negeri Pelaihari.
Warga Pelaihari, Jauhari Alamsyah mengapresiasi langkah cepat DPRKPLH Tala yang langsung merespons masukan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran bak sampah menjadi fasilitas penting untuk menjaga kebersihan sekaligus estetika kawasan Palpalan yang setiap malam ramai dikunjungi warga.
"Kami sebagai warga masyarakat Tala mengucapkan terima kasih atas respons cepat dinas terkait yang langsung menyediakan bak sampah di kawasan Palpalan setelah kemarin kami menyampaikan harapan agar fasilitas itu kembali tersedia," ujarnya.
Baca juga: Peralatan yang Dibawa Pelaku Pencurian Untuk Melancarkan Aksi di Rumah Warga Balangan Kalsel
Malam tadi pekerja swasta ini langsung mengecek kembali kawasan Palpalan di deretan depan kantor Pengadilan Negeri Pelaihari. Ia melihat langsung adanya penambahan unit sampah portable di kawasan setempat.
Jauhari mengatakan, keberadaan bak sampah akan membantu pengunjung yang datang untuk bersantai sambil menikmati makanan dan minuman agar lebih mudah membuang sampah pada tempatnya.
Meski demikian, ia berharap jumlah bak sampah portable tersebut dapat terus ditambah agar menjangkau seluruh kawasan pedestrian.
"Harapan kami kalau bisa diperbanyak lagi. Paling tidak tiap sekitar 10 meter tersedia bak sampah portable seperti ini. Jadi tidak ada lagi alasan masyarakat membuang sampah sembarangan karena tempat sampahnya tersedia," katanya.
Ia menilai penyediaan sarana pendukung tersebut perlu dibarengi dengan edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar menjaga kebersihan lingkungan.
"Yang terpenting tetap kita edukasi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Kalau sarananya ada, tentu akan lebih mudah mengajak masyarakat tertib. Harapan kami Pelaihari yang sudah indah ini bisa menjadi semakin bersih dan nyaman," tambahnya.
Kepala DPRKPLH Tala Gusti Dwi Erzandi Kasuma menyampaikan terima kasih atas kritik dan masukan konstruktif yang disampaikan masyarakat terkait kondisi kebersihan di kawasan Palpalan.
Menurutnya, partisipasi warga menjadi bagian penting dalam upaya menjaga fasilitas publik dan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah daerah.
"Terima kasih. Ini jadi bahan evaluasi kami juga ke depannya," ucap Erzandi.
Ia menegaskan pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan pengawasan terhadap fasilitas kebersihan di ruang-ruang publik, termasuk kawasan pedestrian Palpalan yang saat ini menjadi salah satu ikon Kota Pelaihari.
Adanya tambahan bak sampah tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan semakin meningkat.
Dengan begirtu, kawasan Palpalan tetap nyaman, bersih, dan menarik sebagai ruang rekreasi keluarga maupun tempat bersantai warga pada sore hingga malam hari. (banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)