TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Mobil Toyota Avanza DK 1213 QG mengalami kecelakaan saat akan menyalip truk.
Mobil berwarna putih itu nyungsep di belakang truk dengan kondisi rusak parah di bagian depan. Peristiwa kecelakaan ini terjadi di ruas jalan Singaraja - Seririt, tepatnya di wilayah Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, pada Selasa 2 Juni 2026, sekitar pukul 12.20 Wita.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi bernomor polisi L 8934 AAA yang dikemudikan Budi Santoso (44) melaju dari arah timur menuju barat.
Di belakangnya, melaju Toyota Avanza DK 1213 QG yang dikemudikan I Made Mahendra (56).
Baca juga: Pecah Ban dan Oleng, Mobil Ambulans Tabrak Pagar Rumah Warga di Jembrana Bali, Sopir Luka Robek
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi Avanza berusaha mendahului truk yang berada di depannya.
Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang iring-iringan kendaraan.
“Karena melihat ada kendaraan dari arah berlawanan, pengemudi Avanza membanting kemudi ke kiri. Kendaraan kemudian mengenai bak tengah sebelah kanan truk yang sedang didahului sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman.
Akibat benturan tersebut, bagian depan Avanza mengalami kerusakan cukup parah.
Sementara truk mengalami kerusakan pada bagian bak samping kanan. Total kerugian materi akibat kecelakaan itu diperkirakan mencapai Rp 9 juta.
Iptu Yohana mengatakan, dalam mobil Avanza terdapat dua penumpang warga negara asing (WNA), yakni Constantin Markus Ulrich (34) asal Jerman dan seorang perempuan asal Rusia bernama Stenpoba/Sterova (31).
Dari kedua penumpang tersebut, WNA Rusia mengalami luka lecet pada jidat kiri dan mendapat perawatan di RS Pratama Tangguwisia, Seririt.
“Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini. Hanya luka ringan dan korban sudah mendapatkan penanganan medis,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga terjadi karena kurang hati-hatinya pengemudi Avanza saat mendahului kendaraan di depannya tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan.
Sementara itu di tempat lain, seorang pria berinisial PAR, asal Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng menjadi korban tabrak lari.
Akibat insiden tersebut, pria 30 tahun itu kini harus menjalani perawatan intensif.
PAR mengalami kecelakaan saat melintas di jalan Laksamana - Baktiseraga, kilometer 2.500. Peristiwa ini terjadi pada Senin 1 Juni 2026, sekitar pukul 22.20 Wita.
Iptu Yohana mengatakan insiden kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor. Dua di antaranya tidak diketahui identitasnya.
Sedangkan satu sepeda motor lain jenis honda Scoopy DK 3155 UAA dikemudikan seorang pria berinisial PAR.
Peristiwa berawal saat PAR mengendarai sepeda motornya dari arah timur menuju ke barat.
Sesampainya di lokasi kejadian tepatnya di depan waralaba fried chicken Desa Baktiseraga, ia berpapasan dengan dua sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya dari arah berlawanan.
“Salah satu kendaraan berada di depan, sedangkan kendaraan lainnya berusaha mendahului dari sisi kanan. Ketika mendahului itulah terjadi senggolan dari sebelah kiri. Akibatnya kendaraan yang mendahului menabrak sepeda motor honda Scoopy yang dikemudikan korban,” jelasnya.
Mirisnya, dua pengendara sepeda motor itu bukannya memberi pertolongan namun justru kabur ke arah timur, meninggalkan PAR yang kesakitan.
Warga yang mengetahui adanya kecelakaan segera menghubungi pihak kepolisian.
Akibat kejadian itu PAR mengalami luka lecet pada kedua tangan, luka robek pada punggung kaki kanan.
Kerasnya benturan juga menyebabkan PAR mengalami benjol pada kepala dan cidera kepala berat (CKB).
“Pasca kejadian korban dalam keadaan tidak sadar. Ia kemudian dibawa ke RSUD Buleleng untuk menjalani perawatan,” ujarnya.
Iptu Yohana menambahkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku tabrak lari. (mer)