SRIPOKU.COM, MUARA ENIM- Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum mengingatkan kepada seluruh petugas sensus ekonomi untuk menjaga integritas, jujur dan tidak melakukan rekayasa data dalam melakukan pendataan.
Hal tersebut diungkapkannya pada saat membuka pelatihan calon petugas Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muara Enim, Mukti Riyadi, Forkopimda, OPD terkait dan 179 peserta pada gelombang pertama dari total 554 petugas yang akan bertugas di Kabupaten Muara Enim.
Dalam arahannya, Bupati Muara Enim Edison menegaskan bahwa data ekonomi merupakan fondasi pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Statistical Business Register (SBR) terbaru hingga Mei 2026, jumlah usaha di Kabupaten Muara Enim telah mencapai 48.857 unit, mulai dari skala mikro hingga korporasi besar. Angka ini disebut sebagai motor penggerak ekonomi yang memberi kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Bupati menjelaskan, kontribusi usaha tersebut telah menyumbang 17,45 persen PDRB Sumatera Selatan pada tahun 2025. Dengan capaian itu, Kabupaten Muara Enim menempati posisi sebagai penyumbang PDRB terbesar kedua di provinsi. Pencapaian ini harus dijaga dengan data yang akurat agar kebijakan pembangunan dapat tepat sasaran.
Dalam kesempatan itu, Bupati Edison mengingatkan seluruh petugas sensus agar menjaga integritas dan kualitas data. Ia menekankan bahwa rekayasa data tidak boleh terjadi karena akan berakibat pada kebijakan pembangunan yang salah arah.
Pesan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Bupati menuturkan bahwa keberhasilan sensus ekonomi tidak hanya bergantung pada metode, tetapi juga pada kejujuran dan tanggung jawab petugas di lapangan. Ia berharap para peserta pelatihan dapat memahami pentingnya peran mereka dalam menghasilkan data yang benar dan dapat dipercaya.
Pelatihan ini, sambung Edison, menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh petugas sensus ekonomi 2026 di Kabupaten Muara Enim siap menjalankan tugas dengan profesional. Dengan bekal integritas dan komitmen yang kuat, diharapkan hasil sensus dapat menjadi pijakan kokoh bagi pembangunan daerah menuju visi “Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan (Membara).