Pengakuan Mahasiswa PNJ Ciuman Sesama Jenis di Kampus, Akui Bodoh, Kini Ditampar Sang Ayah: Malu
Evan Saputra June 03, 2026 03:03 PM

 

BANGKAPOS.COM -- ARM menyampaikan pengakuannya setelah videonya dengan sesama jenis tengah ciuman viral.

Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) itu kepergok berbuat mesum sesama jenis di lingkungan kampus.

Dalam pengakuannya, ARM tak membantah telah melakukan aksi asusila tersebut dan menceritakan detik-detik dirinya berciuman sesama jenis dengan pemuda berinisial AW.

ARM dan AW ternyata belum lama kenal. Keduanya baru kenalan sekira 1,5 bulan yang lalu dari Twitter.

Perkenalan ARM dan AW pun berlanjut ke kehidupan nyata. Dua pemuda itu bertemu di kampus PNJ pada Selasa (2/6/2026).

Diakui ARM, ia tidak tahu bahwa AW bakal menyusulnya ke kampus. AW bukanlah mahasiswa PNJ.

Baca juga: Sosok Mayjen Eddy Trenggono Wakil Kepala BGN yang Baru setelah Dadan Dicopot, Lulusan Akmil 1993

Sebelumnya, ARM dan AW janjian bertemu di sekitar kampus Universitas Indonesia (UI).

Namun ternyata AW menghampiri ARM di PNJ. ARM pun menghampiri AW yang mengirimkan foto sudah tiba di PNJ.

"Dengan dia yang hanya ingin mencari makan, saya kasih rekomendasi makan, kemudian tiba-tiba dia ada di sini, tanpa sepengetahuan saya."

"Dia mengirim foto kalau dia lagi di sini. Jadi ya udah kita titik temunya di sini," cerita ARM di depan puluhan mahasiswa dan dosen, Selasa (2/6/2026) malam.

Saat bertemu ARM, AW pun minta untuk diantar berkeliling kampus.

"Dia ada rencana ingin eksplor kampus karena dia tidak berkuliah dengan mulai di perpustakaan," ungkap ARM.

Tiba di perpustakaan, hasrat ARM tiba-tiba memuncak. ARM pun langsung mencium AW di pojokan perpustakaan.

Aksi tersebut rupanya dilihat oleh mahasiswa PNJ yang lain.

Setelah kepergok ciuman dengan sesama jenis, ARM tampak panik lalu menghentikan aksinya.

"Di perpustakaan karena saya dengan bodohnya, saya menarik dia terlebih dahulu jadi terjadilah itu. Awalnya saya tidak memikirkan konsekuensinya. Saya tidak tahu kalau ruangan itu banyak sanksi," ujar ARM.

Ditampar Ayah

Usai ketahuan berbuat mesum, ARM dan AW pun diinterogasi mahasiswa.

ARM yang diketahui merupakan mahasiswa PNJ semester dua pun langsung dibawa ke ruang security.

Di sana rupanya sudah ada ayahnya ARM.

Belum diketahui isi pembicaraan antara ARM, AW, dan ayahnya ARM.

Namun saat perbincangan tersebut disaksikan oleh dosen dan petugas keamanan, ayah ARM terlihat marah besar.

Ayah pelaku langsung menampar ARM dan AW secara bergantian.

Baca juga: Sosok Johnny Teddy Wakum, Ketua LBH Merauke Dilaporkan Mama Yasinta Perkara Film Pesta Babi

Ditampar ayahnya tiba-tiba, ARM pun kesakitan sembari menutupi wajahnya.

Bak malu dengan kejadian tersebut, ayah ARM pun mengurai permintaan maafnya kepada mahasiswa dan dosen yang hadir.

"Saya mohon maaf, saya mohon maaf sama institusi yang hebat ini. Saya mohon maaf sama teman-teman semua. Malu saya," kata ayah ARM lalu bersujud.

Diakui ayah ARM, ia kecewa dengan sang putra yang telah mencoreng nama baik kampus.

Karenanya, ayah ARM pasrah jika anaknya nanti dikeluarkan dari kampus.

"Saya datang ke kampus ini mengantar dia dengan kebanggaan. Dan hari ini saya benar-benar sangat malu. Kampus yang begitu membanggakan menjadi tidak bermakna lagi karena kelakuan anak saya ini," pungkas ayah ARM.

"Jadi kalau misal pihak kampus mau men-DO dia, jangan ragu, kembalikan kepada kami untuk mendidik dia," sambungnya.

Hingga kini belum diketahui sanksi apa yang diberikan kepada ARM sebagai mahasiswa PNJ.

Pihak kampus menyebut ada kemungkinan ARM diberikan sanksi berat berupa dropout (DO).

Namun keputusan untuk men-DO pelaku masih dipertimbangkan pihak kampus PNJ.

Video Viral

Video ciuman sesama jenis itu viral ramai usai dibagikan di berbagai platform media sosial pada Rabu (3/6/2026). 

Dalam rekaman yang beredar, sang ayah tampak tidak kuasa menahan emosi saat menyampaikan permohonan maaf.

"Saya mohon maaf sama institusi yang hebat ini, saya mohon maaf sama teman-teman semua, malu saya," ucapnya sebelum bersujud.

Sejumlah mahasiswa yang berada di lokasi terdengar berusaha menenangkan pria tersebut.

"Yang tegar pak," terdengar suara mahasiswa.

"Gak usah sujud pak, sorry ya pak," sahut yang lainnya.

Video itu turut diunggah sejumlah akun media sosial.

Salah satunya akun @Catatan_ali7 yang menuliskan keterangan bahwa pria tersebut merupakan orang tua dari salah satu pihak yang diduga terlibat dalam tindakan asusila sesama jenis di lingkungan kampus.

Sementara akun @sobatmsiskintv juga mengunggah video serupa dan menyebut sang ayah rela bersujud meminta maaf atas dugaan perbuatan yang dilakukan putranya.

Unggahan tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengaku sedih melihat kondisi sang ayah.

"Ga kebayang se-stres apa itu bapaknya nahan malu, maafkan bapaknya, jangan maafkan anaknya," tulis akun @agni_hidayat.

Ada pula warganet yang meminta agar video tersebut tidak terus disebarluaskan demi menjaga privasi keluarga yang bersangkutan.

"Take down bro, bapak itu punya kehidupan pribadi yang harus dijaga," tulis komentar lainnya.

(Bangkapos.com/TribunnewsBogor.com/Serambinews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.