Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Feronike Rumere
TRIBUN-PAPUA.COM, MIMIKA – Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Sejumlah pedagang musiman hingga toko pakaian mulai menjajakan bendera negara-negara peserta di berbagai titik keramaian seiring meningkatnya antusiasme masyarakat menyambut ajang sepak bola terbesar di dunia yang akan berlangsung pada 12 Juni hingga 19 Juli 2026.
Momentum tersebut dimanfaatkan para pedagang untuk meraup keuntungan melalui penjualan bendera, jersey, hingga berbagai aksesori bertema Piala Dunia.
Salah satu pemilik toko pakaian dan aksesoris di Jalan Yos Sudarso, Timika, Arman, mengaku telah mulai menjual bendera negara-negara peserta sejak sekitar 10 hari terakhir.
Baca juga: Lewati Surabaya, Semarang, Kumai, Cek Jadwal Kapal Pelni KM Lawit Terbaru Juni 2026
"Kurang lebih sudah 10 hari kami mulai jual bendera negara peserta Piala Dunia. Yang paling banyak kami stok itu negara-negara besar seperti Inggris, Argentina, Jerman, Prancis, Belanda, Portugal, dan Spanyol," ujar Arman saat ditemui Tribun-Papua.com di Timika, Selasa (3/6/2026).
Menurutnya bendera dengan berbagai ukuran menjadi produk yang paling banyak dicari masyarakat menjelang bergulirnya turnamen.
"Untuk ukuran kecil 90 x 60 sentimeter, harga bendera dijual mulai Rp40 ribu hingga Rp50 ribu. Sementara ukuran sedang dibanderol Rp55 ribu hingga Rp65 ribu, ukuran besar Rp70 ribu hingga Rp85 ribu, dan ukuran jumbo mencapai Rp110 ribu per lembar, " katanya.
Baca juga: Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Razia Empat Pasar Rakyat di Jayawijaya
Selain itu, tersedia pula rangkaian bendera atau umbul-umbul sepanjang kurang lebih 15 meter yang dijual dengan harga Rp150 ribu untuk berbagai negara peserta.
Tak hanya bendera, penjualan jersey tim nasional juga mulai mengalami peningkatan. Arman menjual jersey kualitas grade ori Thailand dengan harga berkisar Rp175 ribu hingga Rp210 ribu per lembar.
Ia mengatakan negara-negara favorit seperti Argentina, Portugal, Belanda, dan Inggris menjadi pilihan utama para pembeli.
"Kalau yang paling banyak dicari biasanya negara yang punya pemain-pemain idola. Argentina dan Portugal termasuk yang cukup banyak diminati pembeli," katanya.
Baca juga: Sutradara Film Pesta Babi Dilaporkan ke Polisi, PAHAM Papua: Jangan Kriminalisasi Pembela HAM!
Arman mengaku daya beli masyarakat tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, bertambahnya jumlah negara peserta pada Piala Dunia 2026 turut mendorong meningkatnya antusiasme masyarakat.
"Kalau dibandingkan sebelumnya, tahun ini ada peningkatan. Mungkin karena jumlah negara peserta juga lebih banyak, jadi masyarakat semakin antusias membeli bendera maupun jersey untuk mendukung tim favorit mereka," ujarnya.
Ia menilai Kota Timika merupakan salah satu daerah yang memiliki antusiasme tinggi terhadap sepak bola sehingga optimistis penjualan atribut Piala Dunia akan terus meningkat.
"Hari ini untuk pembeli bendera saja ada sekitar 10 lembar yang sudah terjual, belum termasuk aksesoris Piala Dunia lainnya," ucapnya.
Baca juga: Ada KM Nggapulu dan KM Dorolonda, Cek Jadwal Kapal Pelni Bitung-Ternate Juni 2026
Menurut Arman, jumlah pembeli terus bertambah setiap hari seiring semakin dekatnya pelaksanaan Piala Dunia 2026.
Para pedagang berharap euforia pesta sepak bola dunia tersebut dapat mendongkrak penjualan atribut dan memberikan tambahan penghasilan selama turnamen berlangsung. (*)