Jakarta (ANTARA) - Sebuah mobil yang hilang kendali saat melintas di Jalan Tanjung Duren Raya, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Rabu dini hari, menabrak satu unit mobil yang sedang terparkir dan pejalan kaki di trotoar.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan akibat kecelakaan pada Rabu dini hari sekira pukul 03.00 WIB itu, seorang pejalan kaki dilaporkan mengalami luka-luka di bagian kepala, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
"Kecelakaan melibatkan kendaraan Honda Brio berplat nomor L 1453 AEB yang dikemudikan oleh TAC (25), menabrak Honda BRV B 2961 KFG yang sedang berhenti, serta seorang warga yang berada di trotoar," kata Joko saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Joko menjelaskan kecelakaan itu diduga terjadi akibat pengemudi salah satu kendaraan hilang kendali.
Peristiwa bermula saat mobil Honda Brio yang dikemudikan TAC melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Tanjung Duren Raya.
Sesampainya di dekat KFC, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya.
Mobil tersebut kemudian oleng ke kanan dan langsung menyeruduk bagian belakang Honda BRV bernomor polisi B 2961 KFG milik RA (36) yang tengah terparkir atau berhenti di bahu jalan sebelah kanan.
Tak berhenti di situ, mobil Honda Brio kemudian terpental dan oleng ke sisi kiri jalan hingga naik ke atas trotoar. Mobil tersebut langsung menghantam seorang pemuda bernama Ade Kurniawan (21) yang saat itu sedang duduk di trotoar.
"Laju kendaraan baru benar-benar terhenti setelah menabrak pagar besi rumah warga Nomor 57 dan menjebol tembok warung kelontong Madura yang berada di lokasi," jelas Joko.
Akibat benturan keras tersebut, korban Ade Kurniawan mengalami luka memar yang cukup serius di bagian kepala.
Petugas kepolisian bersama warga langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Sumber Waras untuk mendapatkan penanganan medis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Selain mengakibatkan korban luka, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar. Mobil Honda Brio mengalami ringsek parah pada bodi bagian depan, sedangkan Honda BRV mengalami penyok berat di bagian bodi belakang.
Fasilitas warga juga terdampak serius, di antaranya pagar besi rumah nomor 57 yang roboh serta dinding warung kelontong yang jebol dihantam moncong mobil.
Saat ini, Tim 1 Unit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Barat telah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan.
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan yang terlibat kecelakaan, membuat Laporan Polisi (LP), serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar lokasi.
"Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan (lidik) oleh tim penyidik Unit Laka Lantas Jakarta Barat," pungkas Joko.





