TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Jambi, Saleh Ridha, menyatakan keyakinannya bahwa Timnas Prancis akan melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Ia bahkan percaya bahwa Les Bleus berpeluang besar kembali menembus partai final dan berpotensi mengangkat trofi juara dunia.
"Prancis itu sampai final, bahkan juara," ujar Saleh Ridha dalam perbincangan dengan Tribunjambi.com pada Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, skuad Prancis saat ini dihuni oleh para pemain yang tengah berada di puncak performa. Kehadiran kapten Kylian Mbappe menjadi salah satu faktor utama yang membuat Les Bleus pantas difavoritkan.
"Mbappe sedang dalam performa terbaik. Dia pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan kapan saja," katanya.
Selain Mbappe, Saleh Ridha juga menilai keberhasilan sejumlah pemain Paris Saint-Germain (PSG) menjuarai Liga Champions Eropa musim lalu akan memberikan dorongan mental positif bagi Timnas Prancis.
"PSG juara Liga Champions. Mental juara itu bisa terbawa ke tim nasional. Banyak pemain Prancis yang sudah merasakan atmosfer kemenangan di level tertinggi Eropa," ujarnya.
Di posisi penjaga gawang, Saleh Ridha menaruh kepercayaan besar pada Mike Maignan. Ia menilai kiper itu mampu menjadi benteng terakhir yang tangguh bagi lini pertahanan Prancis.
Menurutnya, kekuatan Les Bleus juga terletak pada barisan pertahanan yang diisi oleh pemain-pemain berkualitas.
"Di depan Maignan ada pemain seperti Theo Hernandez, Saliba, Konate, dan Kounde. Itu pertahanan yang sulit ditembus," tuturnya.
Prancis Datang dengan Skuad Bertabur Bintang
Secara komposisi, Prancis memang menjadi salah satu kandidat kuat untuk merebut gelar juara dunia. Tim asuhan Didier Deschamps memiliki keseimbangan di setiap lini.
Di sektor belakang, terdapat kombinasi pemain seperti William Saliba, Ibrahima Konate, Jules Kounde, dan Theo Hernandez yang dikenal kuat dalam bertahan sekaligus berperan dalam membantu serangan.
Pada lini tengah, Prancis mengandalkan keseimbangan permainan lewat Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot, dan N'Golo Kante.
Sementara di lini depan, Les Bleus memiliki deretan pemain tajam seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Desire Doue, dan Marcus Thuram.
Strategi Didier Deschamps
Didier Deschamps dikenal sebagai pelatih yang menekankan keseimbangan dalam permainan. Ia tidak selalu mengandalkan serangan total, melainkan fokus membangun tim yang efisien dan sulit dikalahkan.
Formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1 menjadi pola yang sering diterapkannya. Saat menyerang, Prancis banyak memanfaatkan kecepatan transisi dari sayap menuju area pertahanan lawan.
Peran Mbappe dinilai sangat krusial berkat kecepatannya, kemampuan menggiring bola, serta penyelesaian akhir yang selalu menjadi ancaman bagi lawan.
Dengan kombinasi antara pemain berpengalaman, talenta muda, serta pengalaman Didier Deschamps di level internasional, Prancis kembali menjadi salah satu tim yang diperhitungkan dalam perebutan gelar juara dunia.
Bagi Saleh Ridha, modal tersebut sudah cukup untuk membawa Les Bleus kembali tampil di partai puncak.
"Kalau saya tetap yakin, Prancis final. Bahkan bisa juara dunia lagi," tegasnya.
(Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)