kemasan harus dibuat menarik, berkualitas,

Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalbar menekankan pentingnya peningkatan kualitas kemasan produk sebagai salah satu strategi utama untuk memperkuat daya saing UMKM dan industri kerajinan daerah di pasar yang lebih luas.

"Produk UMKM Kalbar ini sudah banyak yang bagus, hanya saja kurang promosi dan pengemasannya juga harus kita tingkatkan dan bagaimana memperkenalkannya secara lebih luas hingga dikenal di tingkat nasional," kata Gubernur Kalbar Ria Norsan di Pontianak, Rabu.

Untuk itu, dirinya menegaskan bahwa selain promosi, kualitas kemasan menjadi faktor penting yang menentukan daya tarik awal konsumen terhadap produk lokal.

Menurut dia, produk kerajinan Kalimantan Barat sejatinya memiliki kualitas yang mampu bersaing, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi promosi dan kemasan agar dapat menembus pasar nasional hingga internasional.

Ia menambahkan bahwa kemasan memiliki peran penting karena menjadi kesan pertama yang dilihat konsumen sebelum mengenal kualitas produk lebih jauh.

“Penampilan produk menjadi hal pertama yang dilihat konsumen. Karena itu, kemasan harus dibuat menarik, berkualitas, dan mampu mencerminkan nilai produk yang dijual,” tuturnya.

Ria Norsan juga mendorong Dekranasda serta pelaku UMKM untuk lebih aktif dalam memperluas promosi produk unggulan daerah, termasuk memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah daerah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sebagai ruang pamer dan promosi produk Kalbar.

Selain itu, Pemprov Kalbar turut memperkuat dukungan pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Kalbar dengan bunga ringan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi dan pengembangan usaha.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kalbar Erlina Ria Norsan mengatakan Kalimantan Barat memiliki potensi besar di sektor kerajinan seperti tenun, batik, anyaman, ukiran, hingga manik-manik, namun masih menghadapi tantangan dalam hal kualitas produk, inovasi desain, kemasan, legalitas, dan akses pasar.

Menurut dia, salah satu langkah strategis yang dilakukan Dekranasda Kalbar adalah memperkuat basis data perajin, meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi digital, serta mengoptimalkan fungsi galeri daerah sebagai etalase produk unggulan.

Ia menekankan bahwa penguatan identitas produk daerah menjadi penting agar setiap wilayah di Kalbar memiliki karakter dan daya saing yang jelas.

"Galeri daerah harus menjadi etalase kebanggaan daerah masing-masing. Identitas lokal harus terus dijaga dan diperkuat agar memiliki nilai tambah serta daya saing yang lebih tinggi," katanya.

Erlina menambahkan Dekranasda Provinsi Kalbar berperan sebagai pusat promosi yang mengakomodasi seluruh produk kerajinan kabupaten/kota, sekaligus mendorong kolaborasi untuk memperluas akses pasar.