TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berencana menghadirkan layanan wifi gratis di sejumlah fasilitas dan ruang publik di Kota Palu sebagai upaya memperluas akses internet bagi masyarakat.
Program yang akan dijalankan melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Sulawesi Tengah tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027.
Kepala Diskominfosantik Sulawesi Tengah, Agus Wahyu Pratama, mengatakan sejumlah lokasi strategis telah masuk dalam daftar pengembangan layanan internet gratis yang dapat diakses masyarakat.
Baca juga: Pemprov Sulteng Bidik Ruang Publik Jadi Kawasan Internet Gratis untuk Masyarakat
“Ini bagian dari Berani Berdering bapak gubernur, salah satunya menjadikan pusat aktivitas masyarakat terhubung dengan layanan internet yang mudah diakses,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Beberapa lokasi yang direncanakan mendapatkan fasilitas wifi gratis antara lain RSUD Madani, RSUD Undata, Masjid Raya Baitul Khairaat, Lapangan Vatulemo, Gelora Bumi Kaktus (GBK), hingga Hutan Kota Palu.
Menurut Agus, lokasi-lokasi tersebut dipilih karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dan memiliki tingkat kunjungan yang cukup tinggi setiap harinya.
Selain mendukung kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi dan layanan digital, program tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2027.
“Beberapa lokasi yang kami siapkan juga merupakan kawasan yang akan mendukung pelaksanaan FORNAS 2027. Karena itu, ketersediaan jaringan internet yang memadai menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan,” katanya.
Baca juga: Anwar Hafid Rencanakan Bakal Tarik Kewenangan Perizinan ke Tangan Gubernur
Ia berharap keberadaan wifi gratis dapat membantu masyarakat dalam mengakses informasi, mendukung kegiatan belajar, pekerjaan, serta berbagai aktivitas berbasis digital yang kini semakin berkembang.
Dengan hadirnya layanan tersebut, Pemprov Sulawesi Tengah menargetkan akses internet yang lebih merata dan mudah dijangkau oleh masyarakat di ruang-ruang publik.
Program pengembangan wifi gratis ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung transformasi digital di Sulawesi Tengah. (*)