Bukan terkait Golongan Darah, Ternyata Ini yang Bikin Orang Rentan Kolesterol Tinggi
GH News June 03, 2026 05:09 PM
Jakarta -

Golongan darah kerap dikaitkan dengan besarnya risiko seseorang terkena penyakit, seperti diabetes, stroke, hingga kolesterol. Hal ini juga dibahas dalam sebuah studi tahun 2012 yang dipublikasikan dalam Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology.

Dalam studi tersebut disimpulkan golongan darah A, B, dan AB memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami masalah kardiovaskular, dibandingkan orang dengan golongan darah O.

Meski begitu, Kepala Penasihat Medis untuk Fortune Recommends, Dr Raj Dasgupta, menjelaskan temuan lama terkait golongan darah dengan risiko kolesterol belum bisa dibuktikan secara pasti. Ia menegaskan belum ada mekanisme atau hubungan yang jelas antara keduanya.

Menurut Dr Dasgupta, kadar kolesterol tidak bisa ditentukan begitu saja oleh golongan darah.

"Kadar kolesterol sebagian besar dipengaruhi oleh genetika, apa yang Anda makan, dan gaya hidup,"

"Kolesterol terdiri dari kolesterol 'baik' (HDL) dan 'buruk' (LDL), dan LDL yang tinggi dapat menyumbat arteri, yang tidak baik untuk kesehatan jantung," sambungnya yang dikutip dari

Daripada memikirkan kaitan golongan darah dengan risiko kolesterol, Dr Dasgupta menyarankan untuk menjaga agar kadar kolesterolnya tetap aman. Seperti apa caranya?

Kiat untuk Mengendalikan Kadar Kolesterol

1. Rutin Mengonsumsi Serat

Perbanyak asupan serat dari makanan seperti oat, kacang-kacangan, dan buah-buahan (apel, pisang, pir) untuk menahan penyerapan kolesterol jahat (LDL). Cobalah untuk meningkatkan porsi serat secara bertahap, agar tidak memicu efek samping seperti perut kembung, begah, sembelit, hingga diare.

"Serat dapat mencegah tubuh menyerap terlalu banyak zat 'buruk' (LDL), dan ini merupakan perubahan yang mudah. Cukup mulai menambahkan makanan kaya serat setiap hari," jelas Dr Dasgupta.

2. Pilih-pilih Lemak yang Sehat

Tidak semua jenis lemak harus dijauhi. Tetapi, harus lebih cermat memilih jenis lemak yang masuk ke dalam tubuh.

"Ganti lemak jenuh (seperti yang ada dalam daging merah dan mentega) dengan lemak yang lebih sehat dari minyak zaitun, kacang-kacangan, atau alpukat. Ini adalah perubahan kecil yang dapat membuat perbedaan besar dalam membantu menurunkan LDL," tutur Dr Dasgupta.

3. Mulai Rutin Olahraga

Aktivitas fisik sesederhana jalan cepat 30 menit beberapa kali seminggu ampuh mendongkrak kolesterol baik (HDL) untuk mengontrol LDL.

Studi di Journal of the American Heart Association* (2022) dan jurnal Hypertension (2021), bahkan menyarankan olahraga sebagai 'obat' pertama untuk pasien kolesterol tinggi tingkat ringan-sedang.

4. Kendalikan Konsumsi Gula dan Karbohidrat Olahan

Batasi camilan manis dan coba beralih ke karbohidrat kompleks alami (makanan utuh). Sebagai panduan, batas gula harian dari American Heart Association adalah maksimal 36 gram untuk pria dan 25 gram untuk wanita.

"Camilan manis dan karbohidrat olahan dapat meningkatkan kolesterol. Menggantinya dengan biji-bijian utuh dan pilihan rendah gula dapat sangat membantu dalam meningkatkan kadar kolesterol," tegas Dr Dasgupta.

5. Cobalah Berhenti Merokok

Menghentikan kebiasaan merokok sangat krusial, karena rokok merusak profil lipid tubuh secara instan dengan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), sekaligus menaikkan kolesterol jahat (LDL).

Jika terus dibiarkan, kombinasi ini akan memicu kerusakan dan penyumbatan pembuluh darah arteri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.