TRIBUNPRIANGAN.COM - Zulhijjah merupakan salah satu bulan yang mulia.
Bulan terakhir dalam kalender hijriah ini, termasuk salah satu dari bulan haram (asyhurul hurum) atau bulan mulia, di samping Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Tentu berbagai amalan bernilai tinggi berjalan di keempat bulan tersebut.
Tak hanya di sepuluh hari awalnya yang penuh padat dengan momen dan waktu beramal yang harus dipenuhi, namun sepanjang bulan pun tentu punya isi tesendiri dari nilai ibadah.
Untuk itu, penting untuk mengetahui inti dari perjalanan bulan muharaam ini.
Mumpung masih berada di pertengahan bulan Zulhijah, berikut ini tersedia khutbah tentang semangat mengetahui inti dari bulan Zulhijah sebagai bulan muharam dan bulan beribadah.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 29 Mei 2026: 9 Pengaruh Buruk Maksiat dalam Kehidupan yang Melenyapkan Keimanan
Khutbah I
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا وَرَسُوْلِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى ا للهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَتَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ
Hadirin jamaah jumuah rahimakullah,
Pertama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puja puji syukur kehadirat Allah Swt, Sang Khaliq yang Maha Ghofur, kasih sayangNya tak terukur, dan janganlah kita berbuat kufur.
Shalawat serta salam marilah kita berikan kepada junjungan alam, kepribadiannya bagus luar dalam baginda Muhammad SAW,
Dalam rukun ibadah jumuah khatib diwajibkan untuk memberikan dan menyampaikan wasiat taqwa, yang didalamnya mengajak kepada diri khatib khususnya dan umumnya kepada jamaah sekalian untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Menghias Diri dengan Kebaikan, Menjemput Kebahagiaan Sejati
Dalam QS. Ath Thalaq ayat 2-3
وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka. Maka dari itu mari kita tingkatkan lagi ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Jamaah jumuah rahimakumullah
Bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang penuh rahmat dan kemuliaan. Salah satu alasan yang menjadikan Dzulhijjah menjadi bulan yang mulia adalah banyaknya peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi.
Dengan banyaknya peristiwa penting yang terjadi di bulan Dzulhijjah kita harus bisa mengambil nilai-nilai baik dan meningkatkan kualitas ibadah kita.
Baca juga: Contoh Naskah Singkat Khutbah Jumat 29 Mei 2026: Idul Adha Usai, Hidupkan Lagi Hari Tasyrik
Jamaah jumuah rahimakumullah
Bulan Dzulhijjah, bulan yang agung bagi umat Islam. Bulan yang didalamnya mengingatkan kita pada peristiwa suci ketika Nabi Ibrahim As menghadapi ujian besar: perintah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail As. Dalam konflik batin yang berat, Nabi Ibrahim As memilih taat kepada Allah SWT.
Kisah ini mengajarkan kita beberapa pelajaran penting. Pertama, bahwa kita sebagai hamba Allah harus taat dan patuh, siap mengorbankan kepentingan diri demi kehendak-Nya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 216:
وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu amat baik bagimu; dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal itu amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui."
Kedua, setiap perintah Allah bisa diuji oleh gangguan setan, namun kita harus kuat menghadapinya. Dan ketiga, keluarga Nabi Ibrahim As menjadi contoh yang baik dalam kepatuhan dan keteguhan hati dan iman.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 5 Juni 2026: 3 Keutamaan Masjid Al Aqsha Bagi Umat Islam
Jamaah jumuah rahimakumullah
Di bulan Dzulhijjah juga ada ibadah yang termasuk kepada rukun islam, ibadah yang tidak semua orang bisa lakukan melainkan hanya bagi orang-orang yang mampu saja. Yaitu ibadah haji. Ibadah yang hampir semuanya memerlukan fisik yang kuat, bukan hanya fisik saja yang kuat melainkan mental yang kuat, dzikir dan fikiran yang kuat serta didukung dengan finansial yang kuat.
Disamping ibadah haji yang dilakukan khusus di Makkah. Ada ibadah yang dilaksanakan bagi ummat muslim yang tidak berangkat haji. Di awali dengan shaum arafah sehari sebelumnya dan dihari setelahnya melaksanakan shalat Idul Adha dan berqurban bagi yang mampu.
Dalam memperingati hari raya Idul Adha yang insyaallah sebentar lagi kita akan hadapi, kita diajak untuk mengambil hikmah dari kurban: mendekatkan diri kepada Allah dan membantu sesama. Karena yang dicintai Allah bukanlah daging dan darah kurban, melainkan ketakwaan dan kepatuhan hamba-Nya.
Jama'ah jumuah rahimakumullah
Mari kita jadikan bulan Dzulhijjah sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah dan membantu sesama, sebagaimana ajaran agung Nabi Ibrahim As. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan rahmat-Nya kepada kita semua. Aamiin.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ, وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 29 Mei 2026: Cara Menjauhi Larangan Allah SWT
Khubah II
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا
اللهم صل و سلم على هذا النبي الكريم و على آله و أصحابه و من تبعهم بإحسان إلى يوم الدين
أما بعد
Jamaah jumuah rahimakumullah
Pada khutbah yang kedua ini marilah kita panjatkan doa untuk kita semua untuk saudara kita yang sedang sakit dan saudara di palestina yang sedang kesusahan ketakutan dan kelaparan semoga kita semua dan juga mereka diberikan kekuatan ketabahan kesabaran dalam menghadapi ujian ini. Ammin yaa rabbal alamiin.
إِنّ اللهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ صَاحِبَ الْوَجْهِ اْلأَنْوَرِ وَ الْجَبِيْنِ اْلأَزْهَرِ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ
اَللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَ الْمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِيْنَ
رَبنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ
رَبنَا اغْفِرْ لَنَا وَ لِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْإِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ آمَنُوا رَبنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
رَبنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِيْ أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ
رَبنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا
رَبنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
عِبَادَ اللهِ إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرْوا عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ
(*)