Detik-detik Dokter Muda Disetrum Begal Mobil, Selamat Berkat Aksi Heroik Warga
Noval Andriansyah June 03, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bali - Dada seorang dokter wanita muda di Bali tiba-tiba disetrum oleh orang tak dikenal ( OTK ) di siang bolong. 

Baca juga: Siswa SMP yang Ditusuk Temannya Alami Pendarahan Hebat, 3 Dokter Turun Tangan

Aksi keji ini untungnya gagal total, karena warga yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak cepat mengepung pelaku yang berniat membawa kabur mobil korban.

Kejadian yang bikin geger ini berlangsung di Jalan Tukad Barito Timur, Panjer, Denpasar Selatan. Pelakunya sendiri merupakan seorang pria asal Bondowoso berinisial AF (37).

Akibat perbuatan nekatnya, AF kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Denpasar Selatan dan langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan.

Dikutip dari Tribun-Bali.com, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menegaskan bahwa status hukum AF dinaikkan setelah petugas melakukan pemeriksaan intensif dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan terkait aksi kejahatan terhadap dokter tersebut. 

Pelaku dipastikan gagal membawa kabur mobil sedan merah milik korban karena aksi heroik warga yang mengepungnya di seputaran Jalan Tukad Barito.

"Ya, sudah tersangka dan sudah kami tahan," kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan kepada Tribun Bali, pada Rabu 3 Juni 2026.

Iptu Azel menjelaskan bahwa atas tindakan nekatnya menyetrum dan menyeret korban, pelaku AF dijerat dengan pasal berlapis tentang percobaan tindak pidana yang disertai dengan kekerasan.

Petugas menerapkan pasal penjarahan dan pencurian yang didahului kekerasan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku.

"Kita kenakan Pasal 479 KUHP juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan pencurian dengan kekerasan," jelasnya.

Korban berinisial JRR (25) yang sempat syok akibat dadanya disengat alat setrum oleh pelaku tersebut, ternyata merupakan seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Denpasar Timur.

"Ya benar, korban merupakan dokter di Puskesmas," tutur Kanit Reskrim.

Meski sempat mengalami tindakan kekerasan yang cukup brutal, kondisi fisik sang dokter dilaporkan dalam keadaan baik. Sengatan listrik dari alat setrum yang dibawa tersangka tidak sampai menyebabkan luka fatal yang membutuhkan penanganan medis intensif.

"Korban sejauh ini tidak dirawat di Rumah Sakit," pungkas Iptu Azel.

Diketahui peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tukad Barito Timur, depan toko Sunday Eyewear, Panjer, Denpasar Selatan, pada Minggu, 31 Mei 2026, sekitar pukul 13.00 WITA.

Saat tersangka melancarkan aksinya, korban yang masih tersadar meski disetrum langsung berteriak histeris.

Teriakan itu langsung memicu warga berdatangan untuk membantu korban dan mengamankan pelaku, hingga akhirnya AF ditangkap pihak Polsek Denpasar Selatan.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menjelaskan bahwa aksi kriminal ini bermula ketika korban datang ke toko kacamata sekitar pukul 12.30 WITA dengan mengendarai mobil sedan berwarna merah.

Setelah selesai membeli kacamata, korban kembali masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mesin kendaraan.

"Korban sudah berada di dalam mobil dan menyalakan kendaraannya, namun korban belum mengunci pintu mobil dari dalam.

Kelalaian ini yang kemudian dimanfaatkan oleh tersangka untuk melancarkan aksinya," ujar Iptu Azel Arisandi kepada Tribun Bali, pada Rabu 3 Juni 2026.

Melihat celah tersebut, tersangka AF yang saat itu berjalan kaki langsung mendekati mobil korban. Tanpa basa-basi, tersangka membuka pintu mobil dan langsung menyerang korban menggunakan alat penyengat listrik yang sudah dipersiapkannya.

"Pelaku membuka pintu mobil korban, kemudian mengeluarkan alat setrum dan menyetrumkannya langsung ke bagian dada dokter tersebut. Setelah korban lemas akibat sengatan listrik, pelaku menarik dokter itu keluar dari mobil dan pelaku langsung masuk ke dalam untuk menguasai kendaraan," jelas Iptu Azel.

Meski dalam kondisi syok dan menahan sakit akibat setruman tersangka, korban refleks berteriak histeris meminta pertolongan. Teriakan lantang sang dokter langsung memicu perhatian warga sekitar di kawasan Jalan Tukad Barito Timur.

Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung bergerak cepat mengepung mobil korban.

Pelaku AF yang panik karena dikerumuni massa akhirnya tidak berkutik dan berhasil diamankan di lokasi kejadian sebelum sempat membawa kabur mobil sedan merah tersebut.

Tak berselang lama, Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan tersangka dari amukan massa yang lebih besar.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang mengindikasikan bahwa aksi ini telah direncanakan dengan matang.

Selain alat setrum yang digunakan untuk melumpuhkan korban, petugas juga mengamankan satu buah gunting, satu buah tang, lakban, hai buah tali, beberapa buah tali tis, serta sepasang sarung tangan.

"Saat ini tersangka AF beserta seluruh barang bukti berupa alat setrum, gunting, tang, lakban, tali, tali tis, dan sarung tangan sudah kami amankan di mapolsek untuk proses penyidikan lebih lanjut," pungkas Iptu Azel Arisandi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.