Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Pemandangan tak mengenakan mata terlihat di belakang Pendopo Bupati Maluku Tengah, Kelurahan Namaelo, Kecamatan Kota Masohi, Rabu (3/6/2026).
Sampah berbagai jenis menumpuk hampir memenuhi badan jalan yang berada persis beberapa meter dari belakang pendopo.
Tumpukan sampah rumah tangga, sampah makanan, dan sampah plastik lainnya memenuhi seruas bahu jalan dengan panjang sekitar 30 meter.
Bau busuk sampah menyeruak mengganggu pengguna jalan. Di sela-sela tumpukan sampah, nampak belatung dan lalat bertebaran di mana-mana.
Sampah pampers bayi nampak berhamburan di badan jalan yang tak begitu lebar.
Baca juga: Kota Ambon Sumbang Sampah 165 Ton Per-hari, Pemerintah Gencar RDF dan MRF Tahun Ini Selesai
Baca juga: Presiden Prabowo Copot Kepala BGN, Dadan Hindayana Diganti Nanik S Deyang
Pengendara yang berlalu-lalang mesti memakai masker atau sekadar menutup hidung mereka dari sengatan bau busuk sampah.
Warga Kota Masohi, Nita, meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maluku Tengah segera bertindak.
"Saya mengharapkan Pemda agar segera membersihkan sampah-sampah yang ada di sini, agar terlihat (bersih) seperti sedia kala," ujar Nita.
Nita yang sering melintasi jalan tersebut mengaku tumpukan sampah sudah berserakan lebih dari satu pekan.
"Ini kayanya sudah lebih dari satu Minggu" tukasnya.
Nita sangat terganggu dengan bau menyengat dari tumpukan sampah di area tersebut. Sehari sebelum itu, ia sempat dikejutkan dengan kemunculan satu ekor ular.
"Sangat terganggu sekali, kemarin itu sempat lewat ada ular," imbuhnya.(*)