‎Sampah Menumpuk di Belakang Pendopo Bupati, Warga Masohi Minta DLH Bertindak
Fandi Wattimena June 03, 2026 06:52 PM

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Pemandangan tak mengenakan mata terlihat di belakang Pendopo Bupati Maluku Tengah, Kelurahan Namaelo, Kecamatan Kota Masohi, Rabu (3/6/2026). 

‎Sampah berbagai jenis menumpuk hampir memenuhi badan jalan yang berada persis beberapa meter dari belakang pendopo. 

‎Tumpukan sampah rumah tangga, sampah makanan, dan sampah plastik lainnya memenuhi seruas bahu jalan dengan panjang sekitar 30 meter.

‎Bau busuk sampah menyeruak mengganggu pengguna jalan. Di sela-sela tumpukan sampah, nampak belatung dan lalat bertebaran di mana-mana. 

‎Sampah pampers bayi nampak berhamburan di badan jalan yang tak begitu lebar. 

Baca juga: Kota Ambon Sumbang Sampah 165 Ton Per-hari, Pemerintah Gencar RDF dan MRF Tahun Ini Selesai

Baca juga: Presiden Prabowo Copot Kepala BGN, Dadan Hindayana Diganti Nanik S Deyang

‎Pengendara yang berlalu-lalang mesti memakai masker atau sekadar menutup hidung mereka dari sengatan bau busuk sampah.

‎Warga Kota Masohi, Nita, meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maluku Tengah segera bertindak. 

‎"Saya mengharapkan Pemda agar segera membersihkan sampah-sampah yang ada di sini, agar terlihat (bersih) seperti sedia kala," ujar Nita.

‎Nita yang sering melintasi jalan tersebut mengaku tumpukan sampah sudah berserakan lebih dari satu pekan.

‎"Ini kayanya sudah lebih dari satu Minggu" tukasnya.

‎Nita sangat terganggu dengan bau menyengat dari tumpukan sampah di area tersebut. Sehari sebelum itu, ia sempat dikejutkan dengan kemunculan satu ekor ular. 

‎"Sangat terganggu sekali, kemarin itu sempat lewat ada ular," imbuhnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.