TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN — Aksi balap liar sekelompok remaja di kawasan Jalan TVRI, Kelurahan Nunukan Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, akhirnya dibubarkan polisi pada Rabu (3/6/2026) dini hari.
Patroli gabungan dari Satlantas dan Satsamapta Polres Nunukan bergerak cepat setelah menerima banyak laporan dari warga yang resah.
Aktivitas ilegal yang memanfaatkan ruas jalan sepi ini dinilai warga sangat mengganggu ketenangan lingkungan dan membahayakan keselamatan pengendara lain.
Polisi yang tiba di lokasi sekira pukul 02.08 Wita langsung mengepung dan mendapati para remaja tengah berkumpul bersiap melakukan aksi balap liar.
Kapolres Nunukan melalui Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, membenarkan penertiban ini merupakan respons langsung atas aduan masyarakat.
Di lokasi kejadian, polisi langsung memberikan sanksi moral dan peringatan di tempat kepada para remaja yang terlibat balap liar.
"Petugas menemukan sekelompok remaja yang diduga melakukan aktivitas balap liar di Jalan TVRI. Mereka kemudian diberikan teguran dan pembinaan secara langsung," kata Ipda Sunarwan.
Selain diberikan pembinaan, sejumlah sepeda motor milik para remaja tersebut langsung disita petugas dan diangkut ke Pos Lantas Alun-Alun Nunukan.
Langkah tegas ini diambil untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat aksi serupa.
Baca juga: Berikut Sosok Baru di Polres Nunukan, Wakapolres hingga Kasat Lantas Berganti, Ini Daftar Lengkapnya
Polisi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara sebelum melepas para remaja tersebut.
Namun, Polres Nunukan memastikan tidak akan ada toleransi lagi jika mereka kembali berulah di kemudian hari. Patroli di titik-titik rawan pun akan semakin diintensifkan.
"Apabila kembali ditemukan melakukan pelanggaran yang sama, maka akan dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Polres Nunukan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas yang mengganggu keamanan dan ketertiban, khususnya aksi balap liar yang kerap muncul pada malam hingga dini hari.
(*)
Penulis: Fatimah Majid