Diwarnai Hujan Kartu, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat Dalam Liga 4 Piala Presiden 2026
Ndaru Wijayanto June 04, 2026 12:14 AM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Persid Jember melanjutkan tren positif di Liga 4 Nasional 2026 setelah menundukkan Persemay Maybrat dengan skor tipis 1-0 pada laga Grup P yang berlangsung di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Rabu (3/6/2026).

Kemenangan tersebut mengantarkan tim berjuluk Macan Raung ke puncak klasemen sementara Grup P dengan raihan 6 poin dari dua kemenangan beruntun.

Gol semata wayang Persid dicetak oleh Farrel pada menit ke-42.

Gol berawal dari umpan silang kapten tim, Ajudya Eka Kurniawan, yang berhasil disambut sundulan Farrel dan gagal diantisipasi kiper Persemay, Abdul Syawal Nawarissa.

Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum dan tidak berubah sampai peluit panjang dibunyikan.

Baca juga: Stadion JSG Jember Jadi Venue Laga Liga 4 Nasional, Persid Jember Mulai Siapkan Tim

Pertandingan Diwarnai Hujan Kartu

Hujan Kartu mewarnai pertandingan yang berakhir petang tadi. Wasit David Son Sasube mengeluarkan 8 kartu kuning, dan satu kartu Merah.

Banyaknya kartu yang dikeluarkan wasit karena pertandingan berlangsung sengit mulai menit awal.

Sejumlah pemain bertumbangan, akibat tendangan maupun sikutan tangan.

Baca juga: Persikoba Kota Batu Kalahkan TS Saiburai Lampung 2-0 di Kandang dalam Liga 4 Piala Presiden 2026

Pemain Persemay yang diganjar kartu kuning adalah Harun Vendy Bebari (29), Faldo Stev Serlalowy (8), Rinfa H Saba Murafer (88), dan Roberto Elfrado Sauyai (10). Sedangkan kartu Merah diterima oleh Frans Taribaba (13), akibat akumulasi dua kartu kuning.

Kartu merah diberikan di menit ke-22, setelah Taribaba mendapatkan akumulasi kartu kuning. Akibatnya, Persemay main dengan 10 orang hingga babak kedua berakhir.

Sementara itu, kartu kuning untuk pemain Persid diterima oleh Dicky Budi Kurniawan (16), Farrel (10), dan Muhammad Reza Rahmadiputra (12).

Pelatih Persid Jember, Nurul Huda mengatakan, laga kedua Liga 4 Nasional ini sangat intens dan masing-masing tim berharap bisa meraih poin penuh.

Baca juga: Laskar Santri Mbeling Jaga Marwah, Pasuruan United Menang Dramatis atas Persid Jember

“Memang intens ya di babak pertama, tapi di babak kedua anak-anak tertekan karena anak-anak merasa tidak dilindungi oleh wasit, meski lawan hanya 10 orang pemain,” ujarnya.

Menurut Huda, pada babak kedua mental pemain Persid turun karena mendapatkan perlawanan sengit dari Persemay, dan wasit dinilai kurang jeli dalam mengambil keputusan.

Di sisi lain Manajer Persemay Maybrat Steven Marthen Luter Murafer mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit, yang dinilainya kurang tegas, dan berharap bisa bermain fair play.

“Kami merasa dirugikan, kecewa. Seharusnya wasit selama 90 menit bisa adil dalam laga tadi" ujar Steven.

Meski begitu, Steven tetap bersyukur karena meraih satu tiket ke babak selanjutnya.

Di Grup P kini Persemay mengantongi tiga poin. Selanjutnya, klub asal Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya ini optimistis bisa menambah poin di pertandingan selanjutnya melawan Golden FC Merauke

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.