Dukung Pimpinan Baru BGN, Tidar Lampung Harap Program MBG Dievaluasi Menyeluruh
Noval Andriansyah June 04, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Ketua Dewan Pembina Tunas Indonesia Raya (Tidar) Lampung, Riza Fahlevi, menyambut positif langkah cepat Presiden Prabowo Subianto yang merombak kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca juga: Sebelum Diseret ke Tahanan, Dadan Sempat Ucap Selamat ke Nanik Jadi Kepala BGN

Pergantian nakhoda baru ini membawa harapan besar agar nasib anak-anak sekolah yang menjadi sasaran utama program pemenuhan gizi gratis di tanah air bisa semakin diperhatikan dan kualitasnya terus membaik.

Riza sangat berharap perubahan di pucuk pimpinan ini dapat memperkuat dan membenahi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang saat ini menjadi program prioritas paling dinantikan oleh masyarakat luas.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru untuk menggantikan posisi Dadan Hindayana.

Pengumuman mendadak tersebut disampaikan langsung di Istana oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dengan didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari.

Di mata Riza, sosok Nanik bukanlah orang baru yang harus meraba-raba dari nol. Pengalamannya sebagai Wakil Kepala BGN sejak September 2025 dinilai sudah cukup mumpuni karena ia terlibat aktif turun ke berbagai daerah untuk mengawal program makan gratis ini.

"Kami menyambut baik pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional. Harapannya, program-program yang selama ini berjalan dapat semakin kuat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Riza saat dimintai tanggapan, Rabu (3/6/2026).

Bagi Riza, Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar program bagi-bagi makanan, melainkan investasi masa depan yang sangat krusial untuk menaikkan kualitas gizi anak-anak Indonesia agar bisa bersaing di masa depan.

Ia pun menaruh optimisme tinggi bahwa di bawah komando Nanik, manajemen program ini bisa jauh lebih bersih, efektif, tepat sasaran, dan tidak ada lagi kebocoran anggaran yang merugikan rakyat kecil.

"Program ini sangat dibutuhkan masyarakat. Harapannya, ke depan bisa semakin efektif, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Riza mengingatkan pimpinan baru BGN agar tidak menutup mata terhadap berbagai kendala dan sengkarut yang sempat muncul belakangan ini.

Segala masalah di lapangan harus segera dievaluasi total dan dibenahi tanpa perlu menunda waktu lagi, demi tercapainya tujuan utama negara dalam menciptakan generasi muda yang sehat.

Ia juga menegaskan bahwa segala bentuk masukan, kritik dari masyarakat, serta hasil evaluasi internal harus dijadikan bahan evaluasi serius untuk menyempurnakan tata kelola program ini ke depan.

Menurut Riza, kunci sukses dari Program Makan Bergizi Gratis ini sebenarnya terletak pada kekompakan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah di tiap wilayah.

Jika koordinasinya berjalan mulus, masalah sekecil apa pun di lapangan pasti akan lebih cepat terdeteksi dan diselesaikan.

"Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci utama. Kami siap mendukung setiap langkah perbaikan agar program ini berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat," kata Riza dengan tegas.

Sebagai tokoh muda Lampung, Riza kembali menekankan bahwa indikator keberhasilan program pemerintah tidak boleh hanya dilihat di atas kertas atau laporan formal saja, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan langsung oleh perut dan fisik anak-anak sekolah di daerah.

"Pada akhirnya, tujuan utamanya adalah memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kami siap bersinergi demi keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.