Bupati Buton Selatan Apresiasi Ketegasan Prabowo Copot Kepala BGN Dadan: Pelajaran Bagi Kita Semua
Sitti Nurmalasari June 04, 2026 12:50 AM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang belakangan menyita perhatian publik mendapat respons dari Bupati Buton Selatan (Busel), Muhammad Adios.

Adios menegaskan bahwa langkah tegas yang diambil Presiden Prabowo Subianto merupakan pelajaran penting bagi seluruh jajaran.

Terutama para kader Partai Gerindra, bahwa evaluasi kinerja dilakukan tanpa pandang bulu.

Dalam wawancara disalah satu rumah di Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Bupati Adios menekankan bahwa apa yang terjadi menjadi cermin bagi setiap individu untuk kembali melakukan introspeksi diri.

Sebagai kader Partai Gerindra yang telah bertahun-tahun berupaya menjaga dan memperbaiki citra partai, ia melihat tindakan Presiden Prabowo sebagai konsekuensi logis dari tanggung jawab jabatan.

Baca juga: Sosok Dadan Hindayana Kerap Viral saat Jabat Kepala BGN, Dulu Dilantik Jokowi Kini Dicopot Prabowo

"Pelajaran yang diambil adalah kembali kepada diri kita masing-masing. Ternyata Bapak Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Gerindra, itu tidak pandang bulu dan menunjukkan sikap yang tegas," jelas Adios, Rabu (3/6/2026).

Menurut Adios, ketegasan Presiden Prabowo dalam mengevaluasi pejabat yang dinilai tidak mampu menjalankan amanah dengan becus menjadi pesan kuat bahwa posisi jabatan tidak memberikan kekebalan dari evaluasi. 

Baginya, hal ini adalah bentuk penegakan disiplin yang harus diterima oleh siapapun yang diberi kepercayaan, tanpa terkecuali.

"Cukup itu yang terjadi, jangan terulang kepada yang lain. Mari kita memberikan dukungan kepada beliau," ujar Adios.

Ia juga menyerukan kepada seluruh kader, khususnya di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, untuk tetap tegak lurus pada komitmen partai dan arahan pimpinan nasional. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.