Di Maria Nilai Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026, tapi Kuncinya Ada pada Joao Neves dan Vitinha
Aurora Nightingale June 04, 2026 12:51 AM

Angel Di Maria menilai bahwa Vitinha dan Joao Neves merupakan dua pemain penting bagi Portugal di Piala Dunia 2026, bukan Cristiano Ronaldo.

BOLASPORT.COM - Mantan bintang Timnas Argentina, Angel Di Maria, menempatkan Timnas Portugal sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 berkat peran dua gelandang muda mereka.

Meski Cristiano Ronaldo masih menjabat sebagai kapten dan ikon utama tim, Di Maria menegaskan bahwa bukan sang megabintang yang menjadi faktor utama kekuatan Portugal saat ini.

Pemain yang dikenal dekat dengan Lionel Messi itu justru menyoroti duet lini tengah Paris Saint-Germain (PSG), yaitu Joao Neves dan Vitinha, sebagai motor permainan yang berpengaruh besar.

Kedua pemain ini menjadi elemen penting dalam keberhasilan PSG mempertahankan gelar Liga Champions musim ini, berkat kreativitas dan kontrol permainan mereka di sektor tengah.

Dengan performa impresif tersebut, Di Maria optimistis keduanya dapat memberikan dampak signifikan bagi Portugal di panggung Piala Dunia mendatang.

“Portugal adalah tim yang dipenuhi pemain berkualitas,” ujar Di Maria, dikutip dari Sportskeeda.

“Kehadiran Joao Neves dan Vitinha akan memberikan nuansa baru dalam permainan mereka dan menjadi pembeda di lapangan.

“Ada tiga atau empat tim yang akan bersaing ketat untuk trofi Piala Dunia, dan Portugal termasuk di antaranya,” lanjut pemain berusia 38 tahun itu.

Pada putaran final Piala Dunia 2026 nanti, Selecao das Quinas akan tergabung di Grup K.

Mereka akan menghadapi lawan-lawan tangguh dari tiga benua berbeda, yakni Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan wakil Amerika Selatan, Kolombia.

Secara di atas kertas, Portugal memang menjadi favorit kuat di grup tersebut. Namun, pelatih Roberto Martinez diyakini tidak ingin timnya terlena dengan status unggulan itu.

Sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum berangkat ke Amerika Utara, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya dijadwalkan melakoni dua pertandingan uji coba. Portugal akan berhadapan dengan Cile pada 6 Juni, disusul laga pemanasan terakhir melawan Nigeria pada 10 Juni.

Dalam ajang empat tahunan tersebut, Ronaldo diperkirakan masih akan menjadi andalan utama di lini depan untuk urusan mencetak gol. Meski sudah berusia 41 tahun, ketajaman CR7 bersama klubnya saat ini, Al Nassr, masih belum menurun.

Ronaldo juga memegang rekor luar biasa dengan selalu mencetak gol di lima edisi Piala Dunia yang pernah ia ikuti. Namun, jika ditinjau lebih dalam, total golnya di ajang tersebut masih tergolong minim untuk pemain sekelas dirinya.

Mantan bintang Real Madrid itu sejauh ini baru mengoleksi delapan gol sepanjang kiprahnya di Piala Dunia. Catatan terbaiknya terjadi pada edisi 2018 di Rusia, saat ia mencetak empat gol. Sementara pada empat edisi lainnya, pemilik lima trofi Ballon d’Or itu hanya mampu menyumbang satu gol di masing-masing turnamen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.